banner 468x60
Disdikbud

Gelar Gemilang Budaya Kalbar 22-24 Agustus 2026, Disdikbud Ajak Masyarakat Rayakan dan Rawat Nilai Tradisi

×

Gelar Gemilang Budaya Kalbar 22-24 Agustus 2026, Disdikbud Ajak Masyarakat Rayakan dan Rawat Nilai Tradisi

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat siap menggebrak panggung kebudayaan lewat perhelatan tahunan Gemilang Budaya Kalbar 2026 yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 22 hingga 24 Agustus 2026

Ajang akbar ini menyajikan rangkaian kegiatan menarik, menghadirkan 8 jenis perlombaan budaya serta 1 workshop kebudayaan yang dirancang untuk mengedukasi sekaligus memanjakan para pecinta seni di Bumi Khatulistiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan memadati arena perhelatan guna memberikan dukungan penuh kepada para peserta jagoan dari berbagai daerah.

“Yok datang dan ramaikan! Jangan lupa’ye, catat tanggalnya pada 22 sampai 24 Agustus 2026. Ini adalah panggung kegembiraan bersama untuk merayakan kekayaan tradisi yang kita miliki,” ajak Syarif Faisal dengan penuh semangat, 4 Agustus 2026.

Syarif Faisal menegaskan bahwa Gemilang Budaya Kalbar bukan sekadar panggung hiburan atau ajang kompetisi semata, melainkan benteng pertahanan moral dan identitas bangsa di tengah arus globalisasi.

Menurutnya, setiap perlombaan dan workshop yang diselenggarakan sarat akan nilai-nilai luhur kebudayaan, seperti gotong royong, penghormatan terhadap keberagaman, kejujuran, serta kebersamaan.

“Kebudayaan Kalimantan Barat adalah warisan adi luhur yang mengajarkan kita tentang toleransi, keharmonisan, dan rasa saling menghargai antaretnis. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan dan wariskan kepada generasi muda,” jelasnya.

Melalui perhelatan ini, ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mengambil bagian aktif dalam melestarikan dan menginternalisasi nilai-nilai kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita dukung para peserta jagoan kita, serap pengetahuan dari workshop yang disajikan, dan tunjukkan bahwa kebudayaan Kalimantan Barat terus hidup, membanggakan, dan kokoh menatap masa depan,” pungkasnya.