banner 468x60
Aksara Warga

Dibantu Starlink, Desa Tanjung Beringin Kubu Raya Tak Lagi Blank Spot

×

Dibantu Starlink, Desa Tanjung Beringin Kubu Raya Tak Lagi Blank Spot

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA – Warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini mulai menikmati akses internet setelah wilayah tersebut selama ini menghadapi keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Kondisi geografis Batu Ampar yang didominasi wilayah perairan menjadi salah satu kendala pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Pembangunan menara BTS maupun jaringan kabel membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit.

Persoalan itu coba dijawab dengan pemanfaatan teknologi internet berbasis satelit. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, memberikan satu unit perangkat internet satelit Starlink untuk digunakan masyarakat Desa Tanjung Beringin.

Bantuan tersebut diserahkan melalui tim perwakilan dan diterima perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat.

“Bantuan Starlink gratis ini merupakan bentuk solidaritas dan komitmen nyata saya untuk hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Sibarani dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Menurut Sibarani, teknologi satelit menjadi pilihan yang relatif cepat untuk membuka akses komunikasi di wilayah yang sulit dijangkau jaringan telekomunikasi konvensional.

“Infrastruktur kabel serat optik atau menara BTS (Base Transceiver Station) butuh waktu dan biaya besar untuk masuk ke daerah perairan seperti Batu Ampar. Oleh karena itu, teknologi satelit seperti Starlink adalah solusi paling cepat dan efektif saat ini,” katanya.

Ia menilai akses internet kini bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar masyarakat untuk memperoleh informasi dan mengembangkan aktivitas ekonomi.

“Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mengakses informasi. Letak geografis tidak boleh lagi menjadi alasan tertinggalnya suatu daerah di era digital ini,” ujar Sibarani.

Dorong Pendidikan dan Pertanian

Kehadiran akses internet di Desa Tanjung Beringin diharapkan memberikan manfaat bagi berbagai sektor, terutama pendidikan.

Siswa dan guru dapat memanfaatkan internet untuk mencari bahan pembelajaran, mengakses sumber pengetahuan digital, hingga mendukung kegiatan belajar mengajar.

Akses internet juga diharapkan membantu masyarakat yang menggantungkan perekonomian pada sektor pertanian dan perkebunan.

Dengan koneksi internet, petani dapat memperoleh informasi mengenai prakiraan cuaca, teknik budidaya, pengendalian hama, hingga perkembangan harga komoditas.

Informasi tersebut dinilai penting untuk membantu petani mengambil keputusan, termasuk menentukan waktu tanam dan menjual hasil produksi dengan harga yang lebih baik.

Sibarani berharap bantuan tersebut tidak berhenti sebagai solusi jangka pendek, tetapi menjadi pemantik bagi pemerintah dan berbagai pihak untuk memperluas pemerataan infrastruktur digital di wilayah pesisir dan pedalaman Kalimantan Barat.

Ia juga meminta perangkat desa dan masyarakat menjaga perangkat Starlink yang telah diberikan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

“Saya titip pesan kepada seluruh perangkat desa dan warga, tolong dijaga alat ini baik-baik. Manfaatkan kuota dan akses yang ada untuk hal-hal produktif yang memajukan desa,” pungkasnya.