LANDAK – Gelaran Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kepala Desa Serimbu, Suharno, mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya atas hadirnya puluhan unit pelayanan publik langsung di wilayahnya. Ia berharap momen dialog bersama jajaran Pemprov Kalbar dan Pemkab Landak ini dapat merealisasikan berbagai aspirasi warga yang selama ini tertahan.
“Kami selaku Kepala Desa Serimbu beserta seluruh warga menyambut baik acara Gema Membangun Desa ini. Harapan kami, semoga apa keluhan warga masyarakat yang ada, khususnya di Desa Serimbu, bisa didengarkan oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Landak,” ujar Suharno.

Sampaikan Usulan Prioritas: Air Bersih dan Jembatan
Dalam kesempatan tersebut, Suharno membeberkan sejumlah poin krusial yang diusulkannya secara lisan maupun melalui dokumen proposal kepada Gubernur Kalbar dan Bupati Landak. Usulan paling mendesak yang dibutuhkan warga saat ini adalah penanganan fasilitas air bersih.
“Yang sangat prioritas itu adalah pembangunan fasilitas air bersih di Desa Serimbu khususnya dan Kecamatan Air Besar secara umum,” terangnya.
Selain air bersih, infrastruktur penghubung antarwilayah juga menjadi sorotan. Suharno mendorong agar akses jembatan gantung yang kerap dilalui anak-anak sekolah dapat ditingkatkan kualitasnya menjadi jembatan rangka baja. Begitu pula dengan jalan penghubung Serimbu–Engkangin serta jembatan gantung di Dusun Saham.
“Di Dusun Saham, pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat selama ini masih menggunakan sampan. Kalau air pasang itu sangat rawan dan berbahaya, takut ada yang karam. Maka dari itu, kami sangat mengharapkan respon dari Bapak Gubernur dan Ibu Bupati,” tambah Suharno.
Siap Koordinasi Sediakan Lahan Pembangunan SMK
Menanggapi wacana pembangunan sekolah tingkat menengah (SMK) di Kecamatan Air Besar, Suharno menegaskan kesiapan pihak desa terkait ketersediaan lahan. Pihaknya bakal berkoordinasi erat dengan desa-desa tetangga.
“Untuk persiapan lahan, kami akan berkoordinasi dengan Kepala Desa Sepangah, Kepala Desa Jambu, dan Kepala Desa Engkangin. Tadi Ibu Bupati juga menyampaikan akan mengundang 16 kepala desa se-Kecamatan Air Besar untuk membahas khusus kesiapan lahan pembangunan gedung SMK ini,” ungkapnya.
Suharno menilai, kehadiran lebih dari 20 jenis pelayanan publik—mulai dari dokumen kependudukan hingga pemeriksaan kesehatan—sangat dirasakan manfaatnya secara instan oleh warga desa pedalaman.
“Pelayanannya sangat baik dan sangat membantu masyarakat di Kecamatan Air Besar, khususnya Desa Serimbu. Semua terlayani dengan cepat,” pungkasnya.

















