banner 468x60
Disdikbud

Respon Karhutla Lewat Seni dan Solidaritas, Plt Kadisdikbud Kalbar Apresiasi Gerakan ‘Ingatan & Peringatan’

×

Respon Karhutla Lewat Seni dan Solidaritas, Plt Kadisdikbud Kalbar Apresiasi Gerakan ‘Ingatan & Peringatan’

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Menanggapi kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta situasi kabut asap yang kembali melanda Kalimantan Barat, gerakan kolektif bertajuk Ingatan & Peringatan hadir sebagai ruang respons sosial melalui pendekatan seni, solidaritas, dan aksi nyata, 14 September 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Art Borneo Connection ini juga menjadi wadah penggalangan donasi bagi para relawan dan masyarakat terdampak Karhutla, hasil kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) serta Lembaga Gemawan.

Penggalangan donasi tersebut dihimpun melalui penjualan karya seni dan buku, serta penyaluran bantuan langsung untuk kebutuhan operasional relawan di lapangan dan masyarakat terdampak, termasuk penyediaan air bersih.

Menanggapi aksi kepedulian tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi seni dan aksi sosial dalam merespons bencana lingkungan ini.

Menurut Syarif Faisal, penggabungan antara nilai seni, edukasi, dan kepedulian sosial merupakan langkah konstruktif dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap perlindungan lingkungan.

“Di tengah situasi kabut asap ini, kita tidak hanya perlu melihat dan membicarakannya, tetapi juga hadir untuk saling membantu. Inisiatif seperti ini tidak hanya sekadar aksi sosial hari ini, melainkan menjadi catatan penting dan pengingat bagi kita semua di masa depan,” ujar Syarif Faisal.

Ia menambahkan bahwa peran komunitas, relawan, dan insan seni sangat berarti dalam menjaga solidaritas daerah saat menghadapi masa-masa sulit akibat bencana asap.

Gerakan Ingatan & Peringatan ini diharapkan dapat menjadi maklumat bersama agar semua pihak terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melupakan perjuangan para relawan serta masyarakat yang saling bahu-membahu di lapangan.