Aksaraloka.com, PONTIANAK — Petinju Indonesia, Ongen Saknosiwi, tampil perkasa saat menghadapi petinju Thailand, Oatcharawut Poglo, dalam duel kelas Super Featherweight delapan ronde pada ajang Back To Champion 2026 di GOR Terpadu Pontianak, Kalimantan Barat.
Ongen sukses merebut kemenangan angka setelah menjatuhkan Poglo sebanyak tiga kali (three knockdowns) dalam pertarungan perebutan sabuk Kasau Golden Championship.
Pertarungan berlangsung sengit hingga ronde kedelapan. Ongen tampil agresif dengan mengandalkan pukulan tangan kirinya yang menjadi senjata andalan.
Tekanan demi tekanan membuat Poglo beberapa kali berada dalam posisi sulit, bahkan tersudut menghadapi gempuran petinju Indonesia tersebut.
Puncak tekanan terjadi pada ronde keenam. Poglo nyaris tak mampu melanjutkan pertarungan setelah menerima serangan keras Ongen.
Namun, petinju Thailand itu berhasil bertahan hingga ronde berakhir dan kembali melanjutkan pertandingan pada ronde ketujuh serta kedelapan.
Meski Poglo berusaha bertahan hingga bel terakhir, dominasi Ongen yang ditandai tiga knockdown mengantarkannya meraih kemenangan angka.
Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Indonesia dalam ajang Back To Champion 2026.
Ongen menambah kemenangan petinju Indonesia atas wakil Thailand menjadi dua kali dalam rangkaian pertandingan tersebut.
Usai pertandingan, Ongen menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya hingga mampu meraih kemenangan.
“Terima kasih untuk event Back To Champion atas penyelenggaraan ajang ini. Terima kasih untuk komandan saya dari Lanud Supadio Pontianak, terima kasih masyarakat Pontianak, dan terima kasih masyarakat Maluku, khususnya keluarga saya yang sudah mendukung dan mendoakan saya,” ujar Ongen.
Kemenangan Ongen sekaligus menjadi persembahan bagi masyarakat Pontianak yang menyaksikan langsung pertarungan tersebut.
Dukungan penonton di arena menambah semarak malam tinju profesional yang mempertemukan petinju-petinju Indonesia dan Thailand.
Hasil ini mempertegas kiprah Ongen di ring tinju profesional sekaligus menambah kebanggaan bagi Indonesia dalam gelaran Back To Champion 2026.











