banner 468x60
Pontianak

Bahasan Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas, Perkuat Daya Saing

×

Bahasan Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas, Perkuat Daya Saing

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus meningkatkan kualitas usaha agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Penguatan UMKM dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Bahasan usai menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan 2026 di Auditorium Universitas Tanjungpura, Senin (26/10/2026).

Menurut Bahasan, perkembangan UMKM di Pontianak dan Kalimantan Barat mulai menunjukkan kemajuan. Sejumlah pelaku usaha dinilai telah mampu meningkatkan skala bisnisnya sehingga memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

“UMKM di Pontianak dan Kalimantan Barat harus terus eksis. Sekarang sudah terlihat bahwa banyak yang mulai naik kelas,” ujarnya.

Bahasan juga menyoroti penggunaan istilah “pengusaha UMKM” sebagai bentuk dorongan untuk membangun kepercayaan diri para pelaku usaha. Menurutnya, penyebutan tersebut dapat memotivasi mereka untuk melihat usaha yang dijalankan sebagai bagian penting dari perekonomian.

“Kalau sebelumnya disebut pelaku usaha UMKM, sekarang disebut pengusaha UMKM. Ini menurut saya luar biasa karena memberi motivasi dan semangat kepada mereka,” katanya.

Ia menegaskan, upaya mendorong UMKM naik kelas perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produk, pengelolaan usaha, pemasaran, dan daya saing. Karena itu, dukungan pemerintah daerah harus berjalan berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

Bahasan menyebutkan, komitmen bersama 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM.

“Sudah ada penandatanganan bersama dari 14 kabupaten dan kota. Ini menjadi komitmen bahwa pemerintah daerah harus terus memberikan dukungan terbaik kepada UMKM,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperluas akses pasar sekaligus memperkuat ekosistem UMKM.

Menurut Bahasan, keberhasilan pengembangan UMKM tidak cukup diukur dari keberlangsungan usaha, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan memperluas jangkauan bisnisnya.

“Yang kita inginkan bukan sekadar UMKM tetap ada, tetapi benar-benar tumbuh, berkembang, dan semakin berdaya saing,” pungkasnya.