banner 468x60
Aksara Landak

Dinas Kesehatan Landak Imbau Orang Tua Segera Tindaklanjuti Temuan Cek Kesehatan Pelajar

×

Dinas Kesehatan Landak Imbau Orang Tua Segera Tindaklanjuti Temuan Cek Kesehatan Pelajar

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Para orang tua di Kabupaten Landak diimbau segera menindaklanjuti hasil temuan tim kesehatan dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah.

Imbauan ini disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri, agar gangguan kesehatan yang terdeteksi pada anak tidak berkembang menjadi penyakit kronis.

Program CKG yang dilaksanakan oleh puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Landak merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

Melalui kegiatan ini, para petugas melakukan pemeriksaan terhadap pelajar di sekolah-sekolah, meliputi kesehatan gigi, mata, telinga, tekanan darah, hingga kadar gula darah dan lain-lain.

Dari pemeriksaan petugas pada anak di sekolah, ditemukan gangguan kesehatan pada gigi, mata, telinga, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi hingga anemia.

“Kalau misalnya ada ditemukan penyakit-penyakit kronis pada anak tolong diajukan untuk dibawa ke rumah sakit atau puskesmas untuk ditindaklanjuti. Itulah fungsinya CKG itu,” ujarnya.

Subanri turut mengimbau agar para orang tua memastikan anak-anaknya dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis, tidak hanya anak-anak yang masih bersekolah. Manum juga bagi anak-anak yang kemungkinan tidak bersekolah.

“Kalau anak-anak sekola agak gampang kita. Tapi kalau anak-anak yang tidak bersekolah diharapkan orang tua memastikan anak-anak juga melakukan CKG,” tuturnya.

Dia menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan untuk skrining dini terhadap gangguan kesehatan pelajar, tetapi juga memberi kesempatan kepada orang tua untuk melakukan pengobatan sejak dini.

Sehingga indikasi gangguan kesehatan yang ditemukan bisa segera diatasi dan tidak berdampak buruk kedepan pada anak.

“Kalau positif penyakitnya atau kronis dirujuk ke rumah sakit, ditangani oleh dokter,” imbuhnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar memiliki perlindungan BPJS Kesehatan, sehingga biaya pengobatan dapat ditanggung oleh jaminan kesehatan tersebut.

“Kalau yang tidak ada BPJS tolong diurus BPJS-nya,” katanya.