PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan sepak bola daerah melalui dukungan kebijakan dan penyediaan infrastruktur olahraga yang memadai.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah opsi pembangunan stadion baru berstandar nasional, seiring dimulainya Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, pembinaan sepak bola tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan sarana dan prasarana yang layak. Karena itu, pemerintah provinsi saat ini tengah mengkaji dua pilihan, yakni perbaikan total Stadion Sultan Syarif Abdurrahman atau pembangunan stadion baru.
“Besok akan kita tinjau lahannya. Kita pastikan tanahnya keras, bukan gambut. Kalau memungkinkan, kita bangun stadion nasional yang bisa digunakan untuk berbagai cabang olahraga,” ujar Ria Norsan saat pembukaan Liga 4 Piala Gubernur Kalbar di Pontianak.
Menurut dia, stadion yang direncanakan tidak hanya diperuntukkan bagi sepak bola, tetapi juga bersifat multifungsi, termasuk untuk motocross. Stadion tersebut nantinya dilengkapi sistem pencahayaan agar pertandingan dapat digelar pada malam hari.
Ria Norsan menilai, penyelenggaraan Liga 4 dengan menggunakan nama Piala Gubernur merupakan bentuk penguatan peran pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga, khususnya sepak bola.
“Ini program nasional, tetapi dengan nama Piala Gubernur, pemerintah daerah bisa terlibat lebih maksimal bersama PSSI dalam pembinaan,” katanya.
Ia menegaskan, Liga 4 menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan atlet, terutama untuk menjaring talenta-talenta muda dari kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
“Liga ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan. Banyak potensi pemain muda di Kalbar yang harus kita kelola dengan serius,” ujarnya.
Gubernur juga berharap, penguatan pembinaan dan perbaikan infrastruktur dapat menghidupkan kembali prestasi sepak bola Kalimantan Barat yang sebelumnya sempat diperhitungkan di tingkat nasional.
“Dulu klub-klub Kalbar dikenal di level nasional. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan infrastruktur, kita ingin kejayaan itu bisa kembali,” kata Ria Norsan.
Melalui Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat, pemerintah provinsi menargetkan terbentuknya fondasi pembinaan sepak bola yang lebih kuat dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya melahirkan atlet berprestasi dari daerah.
















