Aksaraloka.com, PONTIANAK – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Satu unit rumah kontrakan di Jalan Apel Gang Gandaria, Kelurahan Sei Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat dilalap si jago merah pada Jumat malam (3/4/2026).
Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki melalui Kanit Reskrim Ipda Alvon Oktobertus membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.05 WIB.
“Benar telah terjadi kebakaran satu unit rumah tinggal di Jalan Apel Gang Gandaria. Saat ini penyebab pasti masih dalam penyelidikan,” ujar Ipda Alvon.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut awalnya tercatat milik Godang, kemudian telah diperjualbelikan kepada Markus dan saat kejadian ditempati oleh seorang penghuni kontrakan bernama Herki Iskandar.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Fahmi, warga setempat, yang saat itu sedang beristirahat di rumahnya.
Ia melihat asap keluar dari rumah nomor 40 sebelum api terlihat menyala di bagian atap.
“Saksi kemudian memberitahukan warga sekitar dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” jelasnya.
Saat kejadian, penghuni rumah Herki Iskandar diketahui tidak berada di lokasi. Ia meninggalkan rumah sekitar pukul 18.00 WIB untuk menghadiri acara di wilayah Kota Baru.
Herki baru mengetahui rumahnya terbakar setelah melihat informasi yang beredar di media sosial sekitar pukul 21.00 WIB.
Ia kemudian menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.40 WIB, saat api telah berhasil dipadamkan.
Akibat peristiwa tersebut, sekitar 30 persen bangunan rumah mengalami kerusakan, terutama di bagian dapur.
Rumah semi permanen itu memiliki konstruksi lantai semen, rangka dan dinding kayu, serta atap seng.
Proses pemadaman melibatkan belasan armada pemadam kebakaran swasta dan relawan, di antaranya Damkar Formaslidam, Dara Hitam Rescue, Cemerlang, PMI, Mitra Bhakti, Bhakti Sungai Beliung, Borneo, dan Merdeka.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.45 WIB dengan bantuan petugas damkar dan masyarakat setempat.
Selama proses pemadaman berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
“Untuk dugaan sementara, api berasal dari kompor minyak di dapur yang diduga meledak. Namun hal ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Ipda Alvon.














