banner 468x60
Pontianak

Wali Kota Lepas MBCI Rally 3rd, 65 Rider Touring Pontianak-Sarawak-Brunei

×

Wali Kota Lepas MBCI Rally 3rd, 65 Rider Touring Pontianak-Sarawak-Brunei

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas 65 peserta Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Rally 3rd yang akan melakukan touring lintas negara menuju Malaysia dan Brunei Darussalam, Selasa (19/5/2026).

Touring tersebut dimulai dari halaman Kantor Wali Kota Pontianak dengan rute Pontianak–Sri Aman–Miri–Brunei Darussalam–Sibu–Kuching, sebelum kembali ke Pontianak melalui jalur Aruk.

Edi mengatakan, kegiatan touring ini bukan sekadar perjalanan komunitas motor besar, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata dan mempererat hubungan antarwilayah di kawasan perbatasan.

“Ini perjalanan yang sangat jauh. Ada 65 peserta yang ikut, mudah-mudahan dalam perjalanannya semua diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, sehingga membuka peluang besar dalam pengembangan hubungan sosial, ekonomi, budaya, hingga pariwisata lintas negara.

“Alhamdulillah, Kalimantan Barat memiliki perbatasan darat dengan Sarawak. Ini memberikan akses yang sangat banyak dan bermanfaat,” katanya.

Ketua MBCI Kalbar, Indra Kurnianto, mengatakan Pontianak dipilih sebagai titik awal keberangkatan MBCI Rally 3rd. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pontianak, kepolisian, TNI, dan instansi terkait dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Awalnya panitia hanya membuka kuota untuk 50 peserta. Namun tingginya antusiasme membuat jumlah peserta bertambah menjadi 65 rider dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Yogyakarta, Bogor, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung hingga Jawa Timur.

Di Kuching, para peserta dijadwalkan menghadiri Bike Week Festival Motor Besar se-Asia Tenggara yang diperkirakan diikuti ribuan kendaraan motor besar dari berbagai negara.

“Ini momen yang sangat ramai, kemungkinan bisa tumpah sampai ribuan kendaraan motor besar,” kata Indra.

Rombongan dijadwalkan kembali ke Pontianak pada Minggu (24/5/2026) melalui jalur Aruk. Perjalanan tersebut disebut membentuk rute melingkar atau rotasi 360 derajat dengan titik awal dan akhir di Kota Pontianak.