Aksaraloka com, PONTIANAK – Kabar duka menyelimuti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak.
Seorang petugas penyapu jalan, Abdillah (47), meninggal dunia saat menjalankan tugas di kawasan Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Selasa pagi (20/5/2026).
Korban yang akrab disapa Otong itu ditemukan sekitar pukul 08.40 WIB di area kerjanya dalam kondisi tidak bernyawa.
Koordinator Mandor PPSU, Suji Sartono, mengatakan Abdillah sejak pagi masih bekerja seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami gangguan kesehatan.
“Pagi tadi beliau kerja biasa saja, tidak ada mengeluh sakit,” ujar Suji.
Menurutnya, Abdillah mulai bertugas sekitar pukul 05.30 WIB dengan wilayah penyapuan di kawasan UKA Jalan Komodor Yos Sudarso.
Area kerja korban membentang sekitar 500 meter, mulai dari sekitar SDN 56 Pontianak Barat hingga kawasan CW Coffee.
Suji mengaku sempat memantau para petugas kebersihan yang sedang bekerja dan masih melihat korban menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Saya sempat muter lihat beliau kerja nyapu. Biasanya kalau ada apa-apa dia telepon mandor untuk izin pulang, tapi tadi tidak ada,” katanya.
Informasi mengenai meninggalnya Abdillah baru diterima Suji sekitar pukul 09.00 WIB dari pihak kantor.
“Memang sedang bertugas, masih jam kerja,” tambahnya.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam dinas kebersihan DLH Kota Pontianak berwarna oranye lengkap dengan topi hitam dan sepatu boots hijau.
Sapu yang digunakan untuk bekerja serta sepeda motor miliknya juga masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Abdillah diketahui merupakan warga Jalan Alianyang, Gang Candi Agung, Kota Pontianak.
Meski pada hari kejadian tidak mengeluhkan sakit, korban disebut sempat memiliki riwayat gangguan kesehatan dan pernah tidak bekerja selama kurang lebih tiga bulan.
“Dulu pernah sampai tiga bulan tidak masuk kerja. Katanya sesak napas atau sakit di dada,” ungkap Suji.
Di mata rekan kerjanya, Abdillah dikenal sebagai sosok pekerja keras dan rajin. Ia juga kerap mengambil pekerjaan tambahan di luar tugas rutinnya sebagai petugas kebersihan.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.













