banner 468x60
Aksara Landak

Lansia Warga Nahaya Hilang di Sungai Landak, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

×

Lansia Warga Nahaya Hilang di Sungai Landak, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Seorang warga Nahaya, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak dilaporkan hilang sejak Kamis, 28 Mei 2026, antara pukul 18.00 wib hingga pukul 20.00 wib.

Laki-laki bernama Aju yang berusia sekitar 70 tahun tersebut, diduga hilang di aliran Sungai Landak saat hendak memasang pukat.

Kepala Dusun Nahaya Tembawang, Pilipus mengatakan, berdasarkan kronologi yang ada korban hilang tersebut pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 18.00 wib menuju ke arah sungai Landak, menggunakan perahu dengan mau memasang pukat.

Karena sekitar pukul 19.00 wib korban belum pulang, pihak keluarga kemudian memberitahu warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Sehingga sekitar pukul 21.00 wib, warga beramai-ramai melakukan pencarian namun hingga pagi hari tidak membuahkan hasil.

“Dan sekitar pukul 8 pagi tadi, kami mencoba hubungi BPBD Landak untuk meminta bantuan pencarian
hingga Jumat, 29 Mei 2026 malam korban masih belum ditemukan,” ujar Pilipus. Jumat, 29 Mei 2026, pukul 19.00 wib.

Dari pencarian yang dilakukan warga sebelumnya, ditemukan beberapa barang milik korban di pinggir sungai yakni berupa sampan dan lampu senter.

Disampaikan Pilipus, saat ini tim gabungan baik BPBD Landak maupun Basarnas Pontianak sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian bersama warga.

“Tim gabungan BPBD Landak dan BASARNAS Pontianak yang dibantu warga sekitar untuk membantu pencarian,” terangnya.

Korban yang sudah lansia tersebut, dikatakannya sebelumnya juga diketahui memiliki riwayat sakit dan sekitar satu minggu sebelumnya sempat dirawat di RSUD Kabupaten Sanggau.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Landak, Suseno Caroko Hadi membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat laporan dan menerjunkan tim ke lokasi.

“Kami juga bekoordinasi dan melaporkan dengan Tim Basarnas. Kami menurunkan 6 orang personel dengan perlengkapan 1 buah perahu karet,” katanya.