banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Ria Norsan Serap Aspirasi Warga Teluk Batang, Tegaskan Pembangunan Kalbar Dimulai dari Desa

×

Ria Norsan Serap Aspirasi Warga Teluk Batang, Tegaskan Pembangunan Kalbar Dimulai dari Desa

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk membangun daerah dari desa.

Hal itu disampaikannya saat bertemu langsung dengan masyarakat dalam kegiatan ramah tamah Gema Membangun Desa di Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (30/7/2026).

Menurut Norsan, Gema Membangun Desa menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk mendengar berbagai kebutuhan yang berkembang di desa sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan.

“Melalui program ini kita ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan di desa akan kita tampung untuk menjadi perhatian pemerintah provinsi,” ujarnya.

Ia mengatakan desa merupakan fondasi pembangunan Kalimantan Barat. Karena itu, setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan penyusunan program pemerintah agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Norsan juga menyoroti potensi besar Teluk Batang sebagai kawasan pesisir yang bertumpu pada sektor kelautan dan perikanan. Ia meminta perangkat daerah, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan, menghadirkan program yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Teluk Batang ini daerah laut, sehingga kita harapkan ada program dari Dinas Perikanan yang bisa membantu masyarakat di sini,” katanya.

Norsan menegaskan Gema Membangun Desa bukan sekadar agenda kunjungan pemerintah, melainkan upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Menurutnya, kemajuan Kalimantan Barat hanya dapat dicapai apabila pembangunan desa berjalan optimal. Desa yang maju akan mendorong pertumbuhan wilayah di atasnya hingga berdampak pada kemajuan provinsi secara keseluruhan.

“Kalau desa sudah bagus, akan menular ke kecamatan, kemudian ke kabupaten. Jika semuanya berkembang, maka Kalimantan Barat juga akan semakin maju. Kita membangun dari desa menuju kota,” tutupnya.