banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Wapres Gibran Turun Langsung Pantau Karhutla di Kubu Raya

×

Wapres Gibran Turun Langsung Pantau Karhutla di Kubu Raya

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (10/9/2026) malam.

Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB didampingi Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. Peninjauan dilakukan saat petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang membakar kawasan tersebut.

Dari lokasi, Norsan memastikan proses pemadaman terus dilakukan hingga api benar-benar padam. Ia bahkan meminta seluruh personel yang terlibat tidak meninggalkan lokasi sebelum kondisi dinyatakan aman.

“Di belakang ini apinya segera lagi dipadamkan. Sampai malam saya suruh jangan pulang kalau api belum padam,” kata Norsan.

Menurut Norsan, terdapat sekitar empat titik api di kawasan tersebut. Salah satunya menjadi titik dengan kobaran terbesar dan menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla malam itu.

“Ya, ada empat titik kalau tidak salah saya dan ini titik yang terbesar,” ujarnya.

Pemadaman melibatkan petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya. Mereka dikerahkan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran juga berdialog dengan warga yang berada di sekitar lokasi terdampak. Ia menanyakan jumlah kepala keluarga yang bermukim di kawasan tersebut.

“Warganya ada berapa?” tanya Gibran.

“45 KK,” jawab seorang warga.

Gibran kemudian meminta perkembangan penanganan karhutla disampaikan kepada masyarakat. Ia memastikan tim di lapangan masih bekerja untuk menyelesaikan proses pemadaman.

“Sampaikan ke warganya ya Pak, ini tim bekerja keras untuk menyelesaikan semuanya ya,” kata Gibran.

Kedatangan Gibran ke Desa Sungai Malaya menjadi peninjauan langsung pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di Kubu Raya. Peninjauan dilakukan ketika proses pemadaman masih berlangsung hingga malam hari.