banner 468x60
Aksara Landak

Puluhan Pelajar hingga Umum Ikuti Kejuaraan Catur di Kabupaten Landak

×

Puluhan Pelajar hingga Umum Ikuti Kejuaraan Catur di Kabupaten Landak

Sebarkan artikel ini

LANDAK — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Landak kembali menggelar Kejuaraan Catur Tingkat Kabupaten Landak 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum kembalinya kompetisi catur tingkat kabupaten Landak setelah kejuaraan serupa terakhir kali digelar di Landak pada 2017.

Kejuaraan tahun ini diikuti puluhan peserta, termasuk pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar.

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Landak, Efraim Pata’Allorante, membuka kejuaraan tersebut mewakili Ketua Umum KONI Landak Karolin Margret Natasa.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI yang dibacakannya, dia menyampaikan bahwa catur bukan sekadar permainan, tetapi olahraga yang melatih kemampuan berpikir dan membangun karakter.

“Catur bukan sekadar permainan. Catur adalah olahraga otak. Melalui catur kita belajar berpikir, berstrategi, sabar, disiplin, dan sportif,” kata Efraim saat membacakan sambutan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan.

KONI Landak, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga catur.

Kejurkab Catur Landak 2026 juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan seleksi atlet yang nantinya diharapkan dapat mewakili Kabupaten Landak dalam berbagai ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Kejurkab ini kita laksanakan sebagai ajang seleksi dan merupakan bagian dari pembinaan atlet yang nantinya akan mewakili Kabupaten Landak pada event Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.

Efraim juga mengapresiasi Pengkab Percasi Landak, panitia, sponsor, serta pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

“Menang tidak sombong, kalah tidak putus asa. Berikan yang terbaik dan tunjukkan bahwa Landak punya bibit-bibit pecatur hebat,” katanya.

Ia berharap dari kejuaraan tersebut dapat muncul pecatur-pecatur muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Landak.

Diikuti 60 peserta

Ketua Pengkab Percasi Landak, Bayu Supianto, mengatakan kejuaraan ini merupakan salah satu langkah awal kepengurusan baru untuk mengembangkan olahraga catur di Kabupaten Landak.

Pengurus Percasi Landak diketahui baru mengalami transisi kepengurusan pada 1 Juli 2026.

“Transisi ini menjadi tantangan bagi kami untuk semakin berkembang dan memberikan dampak yang positif bagi para penggemar catur, khususnya di Kabupaten Landak,” kata Bayu.

Ia mengatakan, salah satu tujuan kejuaraan adalah menjaring dan membina calon-calon atlet catur yang berpotensi menjadi pemain kuat di masa mendatang.

Menurut Bayu, kejuaraan tahun ini diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari 28 pelajar dan 32 peserta kategori umum.

Namun, pada hari pertama pelaksanaan, peserta yang hadir tercatat sebanyak 25 pelajar dan 30 peserta umum.

Pertandingan direncanakan berlangsung selama dua hari dengan total tujuh babak.

Pelaksanaan kejuaraan juga mendapat dukungan dari FIDE Arbiter Hamdani dan Master Nasional Zulkifli.

Bayu berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat menjadi kegiatan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pecatur di Landak.

“Ke depannya bukan hanya untuk momen kali ini saja dilaksanakan. Kami dari Percasi tidak bisa bergerak sendiri, kami juga perlu dukungan dari bapak, ibu dan adik-adik sekalian yang penggemar catur untuk menggerakkan kegiatan ini ke depannya,” ujarnya.

Ia mengakui masih banyak peserta yang belum terbiasa bertanding menggunakan jam catur. Namun, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pembinaan.

Percasi Landak berharap kejuaraan ini menjadi awal untuk membangun ekosistem olahraga catur yang lebih aktif sekaligus melahirkan atlet-atlet muda yang dapat membawa nama Kabupaten Landak pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.