banner 468x60
Aksara Landak

Akses Jalan di Dusun Kase Landak Kembali Dibuka Usai Diblokir Warga Akibat Tabrak Lari

×

Akses Jalan di Dusun Kase Landak Kembali Dibuka Usai Diblokir Warga Akibat Tabrak Lari

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Akses jalan Nasional Ngabang-Jelimpo di Dusun Kase, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, kembali dibuka setelah sempat ditutup warga.

Penutupan jalan terjadi menyusul kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Raya Ngabang-Sanggau, kawasan Dusun Kase.

Korban diketahui bernama Ardi (36), warga Dusun Kase, Desa Jelimpo, Kecamatan Jelimpo.

Saat kejadian, Ardi mengendarai sepeda motor Yamaha Vega tanpa nomor polisi. Sepeda motor tersebut terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Akibat kecelakaan itu, Ardi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kemudian memicu aksi penutupan akses jalan oleh sejumlah warga. Penutupan dilakukan sebagai bentuk tuntutan agar kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut mendapat pertanggungjawaban dan penanganan.

Dimediasi polisi dan pihak terkait

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kasat Lantas Polres Landak IPTU Risandy Indra Waspada mengatakan, polisi telah melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait.

“Situasi saat ini sudah kondusif. Akses jalan Ngabang-Jelimpo telah kembali dibuka setelah dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian,” ujar Risandy.

Menurut Risandy, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus memastikan arus lalu lintas kembali berjalan.

Setelah proses mediasi, akses jalan yang sebelumnya ditutup warga kembali dibuka.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Penyelidikan masih berlangsung

Sementara itu, polisi masih menangani kasus kecelakaan yang menyebabkan Ardi meninggal dunia.

Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian, termasuk mengidentifikasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Dengan kembali dibukanya akses jalan, arus lalu lintas di jalur Ngabang-Jelimpo diharapkan kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung seperti biasa.