banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

×

Keponakan Daud Yordan Menang KO, Leonardo Rebut Golden Belt Akcaya Kalbar

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Regenerasi tinju Kalimantan Barat (Kalbar) mulai menunjukkan geliat. Leonardo Yordan, keponakan petinju nasional Daud Yordan, merebut Golden Belt Akcaya Kalbar setelah menumbangkan petinju Thailand, Chakkit Ratchakhot, dengan kemenangan knockout (KO) pada ronde ketiga dalam ajang Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Sabtu (10/10/2026) malam.

Leonardo tampil impresif dalam duel kelas super lightweight yang dijadwalkan berlangsung enam ronde. Pukulan keras ke arah badan membuat Chakkit terjatuh pada ronde ketiga. Wasit kemudian menghentikan pertandingan setelah petinju Thailand itu tidak mampu melanjutkan pertarungan.

Kemenangan tersebut disaksikan langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan, yang menyerahkan sabuk juara kepada Leonardo. Norsan menyebut keberhasilan petinju muda itu menjadi kebanggaan sekaligus bukti potensi atlet daerah untuk bersaing dan meraih prestasi.

“Kalbar kembali berbangga menyambut lahirnya generasi penerus juara dari Bumi Khatulistiwa,” ujar Norsan.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalbar akan terus mendukung pembinaan olahraga agar semakin banyak atlet daerah mampu mengukir prestasi.

Meski menang meyakinkan, Leonardo mengaku sempat gugup bertanding di hadapan banyak penonton dan sejumlah tokoh. Namun, ia bersyukur dapat menyelesaikan duel dengan kemenangan.

“Saya grogi di sini, banyak orang hebat. Terima kasih,” kata Leonardo seusai pertandingan.

Ia juga mengapresiasi dukungan keluarga, penggemar, dan pihak-pihak yang turut mendukung perjalanan kariernya, termasuk Universitas OSO. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil latihan dan persiapan yang dijalani.

“Terima kasih teman-teman semua atas dukungan dan doa kalian. Ini hasil dari latihan,” tuturnya.

Sebagai keponakan Daud Yordan, Leonardo kini mulai membangun rekam jejaknya sendiri di dunia tinju. Raihan Golden Belt Akcaya Kalbar diharapkan menjadi pijakan untuk mengembangkan karier sekaligus menginspirasi generasi muda agar berani menekuni olahraga dan mengejar prestasi.

Norsan pun berpesan agar Leonardo tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuannya.

“Harapan saya, Leonardo tidak berhenti sampai di sini. Teruslah berlatih, ukir prestasi yang lebih tinggi, dan buktikan bahwa petinju muda Kalbar mampu menjadi juara serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.