banner 468x60
Disdikbud

Tingkatkan Wawasan Sejarah dan Kreativitas Digital Pelajar

×

Tingkatkan Wawasan Sejarah dan Kreativitas Digital Pelajar

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat melalui UPT Museum Provinsi Kalbar sukses menggelar agenda tahunan bergengsi Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) dan Lomba Video Konten Budaya Tingkat SMP/MTs se-Kalimantan Barat Tahun 2026, 1 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, ini diikuti oleh perwakilan pelajar SMP/MTs dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menyampaikan bahwa perhelatan ini menjadi wadah edukasi strategis dalam memperkuat pendidikan karakter dan literasi sejarah generasi muda.

“Melalui Lomba Cerdas Cermat Museum dan Lomba Video Konten Budaya ini, kita ingin meningkatkan wawasan sejarah serta menumbuhkan rasa kecintaan para siswa terhadap cagar budaya yang ada di Kalimantan Barat,” ujar Syarif Faisal Indahmawan Alkadri.

Faisal menjelaskan, selain menguji pemahaman sejarah dan permuseuman secara teori melalui LCCM, hadirnya Lomba Video Konten Budaya dirancang khusus untuk merespons perkembangan teknologi digital.

“Kita mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penikmat media sosial, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang publik digital secara kreatif dan positif untuk mempromosikan kekayaan sejarah serta budaya daerahnya,” jelasnya.

Menurutnya, museum bukan lagi sekadar tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, melainkan sarana belajar interaktif yang menyenangkan bagi para pelajar.

Disdikbud Kalbar berharap melalui ajang ini, para siswa dapat menjadi duta-duta budaya di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam merawat identitas dan warisan sejarah lokal.

“Kami mengapresiasi antusiasme para peserta dan pihak sekolah yang telah berpartisipasi. Mari kita terus pupuk rasa bangga terhadap warisan budaya dan sejarah Kalimantan Barat sejak dini,” pungkas Syarif Faisal.