banner 468x60
Aksara Landak

Dua Korban Meninggal Dunia dalam Kebakaran Ruko di Ngabang Landak

×

Dua Korban Meninggal Dunia dalam Kebakaran Ruko di Ngabang Landak

Sebarkan artikel ini

LANDAK – Dua perempuan ditemukan meninggal dunia dalam kebakaran empat pintu ruko di Jalan Raya Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Senin (19/10/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, mengatakan proses pemadaman masih dilanjutkan dengan pendinginan hingga Senin pagi untuk memastikan api benar-benar padam.

“Laporan kami terima sekitar pukul 03.30 WIB. Setelah melakukan persiapan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Stefanus.

Menurut dia, proses pendinginan perlu dilakukan secara menyeluruh karena bangunan ruko yang terbakar memiliki struktur kayu sehingga masih berpotensi memunculkan kembali titik api.

“Kami melihat masih ada beberapa potensi api yang bisa hidup kembali. Karena bangunan ini berstruktur kayu, pemadaman kami lakukan sampai tuntas,” ujarnya.

Dua Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Stefanus mengatakan, kebakaran tersebut mengakibatkan empat pintu ruko terdampak. Dalam penanganan di lokasi, petugas menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

“Pagi tadi ditemukan dua korban yang sudah dievakuasi ke rumah sakit,” kata Stefanus.

Identitas lengkap kedua korban belum disampaikan secara resmi. BPBD masih menunggu informasi dari pihak kepolisian terkait data korban.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga Senin pagi, penyebab kebakaran belum diketahui. BPBD Kabupaten Landak masih melakukan penanganan di lokasi, sedangkan penentuan penyebab kebakaran menjadi kewenangan pihak kepolisian.

Stefanus menyebutkan, lokasi kebakaran memiliki sejumlah barang yang mudah terbakar, termasuk pakaian dan perlengkapan usaha laundry.

“Kami masih mengidentifikasi. Sampai sekarang belum diketahui sumber penyebabnya. Nanti pihak kepolisian yang akan menentukan,” ujarnya.

Penyebab pasti kebakaran serta identitas kedua korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.