PONTIANAK – Barisan Muda PAN (BM PAN) menggelar kegiatan konsolidasi di Kalimantan Barat sebagai langkah awal memperkuat struktur organisasi serta menyusun agenda strategis ke depan.
Kegiatan ini dihadiri langsung Sekretaris Jenderal BM PAN, Slamet Ariyadi, bersama jajaran pengurus daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Slamet menegaskan pentingnya konsolidasi untuk menyatukan kekuatan organisasi, terutama dalam menghadapi berbagai agenda politik dan kepemudaan.
“Ini menjadi momentum pertama kita untuk menyolidkan barisan. Kalbar ini luar biasa, banyak melahirkan tokoh sukses, dan punya potensi besar untuk pengembangan organisasi,” jelasnya usai kegiatan di salah satu coffee shop, di kawasan Universitas Tanjungpura, Jalan Profesor Dokter H Hadari Nawawi, Pontianak, Kalbar, Sabtu (2/5/2026) malam.
Ia juga menambahkan, BM PAN akan fokus pada perekrutan relawan sebagai bagian dari upaya membesarkan Partai Amanat Nasional. Di bawah kepemimpinan Habib Lutfi Almutahar, Slamet optimistis BM PAN dapat semakin solid dan berkembang.
Selain penguatan organisasi, BM PAN juga menegaskan komitmennya untuk berpihak kepada buruh serta memperjuangkan kesejahteraan yang adil dan merata. Keterlibatan generasi muda dalam dunia politik pun menjadi fokus utama.
“Kita harus melibatkan anak muda dalam politik agar mereka bisa ikut menentukan arah kebijakan dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Kalbar, Boyman Harun, menjelaskan bahwa konsolidasi ini juga membahas rencana Kongres BM PAN Pusat serta program kerja organisasi di tingkat daerah.
“Kegiatan ini tidak hanya membahas kongres, tetapi juga konsolidasi program-program BM PAN ke depan, khususnya di Kalimantan Barat,” jelasnya.
Menurut Boyman, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang memperkuat relawan PAN di daerah. Ia menilai kehadiran pengurus pusat memberikan motivasi tersendiri bagi kader untuk terus aktif dan berkembang.
Lebih jauh, ia menyebut BM PAN selama ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk berkembang, tidak hanya dalam politik praktis, tetapi juga dalam menyalurkan aspirasi dan mengasah potensi diri.
“Melalui BM PAN, pemuda bisa berdiskusi, menyampaikan gagasan, dan mulai mengambil langkah nyata untuk masa depan mereka,” pungkasnya.













