Aksaraloka.com, PONTIANAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat mendukung penuh program pendidikan pemilih pemula yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat bagi siswa SMA/SMK di seluruh wilayah Kalbar, 9 Mei 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy Faisal Indahmawan Alkadri saat menerima audiensi KPU Provinsi Kalbar terkait penguatan pendidikan demokrasi dan pemilih pemula tahun 2026.
Faisal mengatakan, pendidikan pemilih pemula menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMA/SMK.
“Kami menyambut baik dan mendukung rencana pelaksanaan sosialisasi serta pendidikan pemilih yang akan dilakukan kepada siswa-siswi SMA/SMK di Kalimantan Barat. Ini penting untuk membangun pemahaman demokrasi sejak dini,” ujar Faisal.
Menurutnya, pelajar memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya akan menentukan arah pembangunan melalui partisipasi dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah.
Ia menilai, penguatan pendidikan pemilih tidak hanya memberikan pemahaman tentang hak suara, namun juga membentuk karakter pelajar agar menjadi warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
“Pemilih pemula menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Karena itu, Disdikbud Kalbar pada prinsipnya mendukung penuh kegiatan penguatan demokrasi melalui pendidikan pemilih pemula,” katanya.
Faisal berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Para pelajar diharapkan tidak hanya memahami pentingnya demokrasi, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap siswa-siswi SMA/SMK nantinya dapat ikut memberikan edukasi kepada lingkungan sekitarnya tentang pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan,” tambahnya.
Sementara itu, KPU Provinsi Kalbar menyampaikan bahwa program pendidikan pemilih pemula merupakan program prioritas nasional yang akan dilaksanakan secara berjenjang pada 2026. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya penguatan demokrasi pasca pelaksanaan pemilu dan pilkada.
KPU Kalbar bersama KPU kabupaten/kota nantinya akan melakukan akselerasi pendidikan pemilih di sekolah-sekolah SMA/SMK di seluruh Kalimantan Barat guna meningkatkan partisipasi politik generasi muda secara positif dan berkelanjutan.

















