KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar ramah tamah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka menyambut kunjungan kerja Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (20/5/2026) malam.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan. Kunjungan kerja Pangdam XII/Tanjungpura menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah.
Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Pangdam XII/Tanjungpura beserta rombongan. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal dari kerja sama yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Kodam XII/Tanjungpura.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam XII/Tanjungpura yang telah berkunjung ke Kabupaten Ketapang. Mudah-mudahan kunjungan yang pertama ini bukanlah kunjungan yang terakhir, tetapi akan terus berlanjut pada kesempatan-kesempatan berikutnya,” ujar Wabup.
Dalam sambutannya, Wabup juga memaparkan kondisi geografis Kabupaten Ketapang yang memiliki luas wilayah sekitar 31 ribu kilometer persegi dengan jumlah penduduk kurang lebih 600 ribu jiwa yang tersebar di 20 kecamatan, 253 desa, dan 9 kelurahan.
Menurutnya, luas wilayah tersebut menjadikan tantangan pelayanan pemerintahan dan pembangunan semakin kompleks. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mengusulkan pemekaran wilayah kepada pemerintah pusat guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan luas wilayah sebesar ini, idealnya kami sudah memiliki tiga atau empat daerah baru. Kami mohon doa dan dukungan agar usulan pemekaran wilayah yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat dapat terealisasi,” katanya.
Wabup juga menegaskan bahwa Kabupaten Ketapang merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya sehingga layak disebut sebagai miniatur Indonesia.
Kerukunan masyarakat yang terus terjaga menjadi modal penting dalam menciptakan daerah yang aman, damai, dan kondusif.
“Ketapang ini boleh disebut miniatur Indonesia karena multi-etnis, multi-agama, dan multi-budaya. Alhamdulillah, hingga saat ini situasi daerah tetap aman, terkendali, dan kondusif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ramah tamah tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap hubungan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.
Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, Wakil Bupati Ketapang menyerahkan cinderamata berupa miniatur ikon Tugu Ale-Ale dan batu kecubung khas Ketapang kepada Pangdam XII/Tanjungpura. Pangdam juga menyerahkan cinderamata secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dalam mewujudkan Kabupaten Ketapang yang aman, maju, dan sejahtera.

















