KETAPANG – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang di Halaman Kantor Bupati, Jumat (19/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya percepatan pembangunan, peningkatan inovasi perangkat daerah, serta optimalisasi publikasi kinerja pemerintah melalui media sosial.
Apel gabungan diikuti Wakil Bupati Jamhuri Amir, Sekretaris Daerah Repalianto, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian, kepala bidang, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Ketapang.
Bupati meminta seluruh pengguna anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) segera mempercepat pelaksanaan program Tahun Anggaran 2026, terutama pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat, seperti jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya.
Ia juga menginstruksikan Sekretaris Daerah, Bappeda, Inspektorat, para asisten, dan seluruh tim terkait untuk memperkuat pengawasan, koordinasi, serta pengendalian agar seluruh program pembangunan berjalan sesuai target.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Alexander menegaskan pembangunan tidak boleh terhenti. Menurutnya, perangkat daerah harus mampu melakukan efisiensi pada belanja yang tidak menjadi prioritas tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
Selain mengoptimalkan APBD, Bupati mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus berinovasi dan mencari berbagai peluang dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Seluruh Kepala OPD beserta jajaran, terutama bidang-bidang teknis, harus memiliki inovasi dalam menjalankan program dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana transparansi dan publikasi kinerja pemerintah. Menurutnya, media sosial menjadi instrumen penting untuk menyampaikan hasil kerja pemerintah kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas.
Ia turut mengingatkan seluruh pimpinan perangkat daerah agar selalu responsif dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, rumah sakit, puskesmas, hingga berbagai layanan publik lainnya.
“Jabatan ini adalah amanah untuk memajukan daerah dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Saya mengingatkan seluruh jajaran agar selalu responsif, bertanggung jawab, dan cepat mengambil tindakan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya peningkatan budaya literasi di desa.
Juara pertama diraih Perpustakaan Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong, dengan nilai 860 dan memperoleh plakat, piagam penghargaan, serta uang pembinaan Rp5 juta. Juara kedua diraih Perpustakaan Desa Tanjung Baik Budi, Kecamatan Matan Hilir Utara, dengan nilai 820 dan menerima uang pembinaan Rp3 juta. Sementara juara ketiga diraih Perpustakaan Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan, dengan nilai 790 dan memperoleh uang pembinaan Rp2 juta.
Adapun kategori Harapan I diraih Perpustakaan Desa Bukit Gajah, Kecamatan Manis Mata, Harapan II Perpustakaan Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, dan Harapan III Perpustakaan Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan. Masing-masing menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp1 juta.
Melalui apel gabungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong inovasi perangkat daerah, serta memperkuat keterbukaan informasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

















