Aksaraloka.com, PONTIANAK – Sebanyak 443 jemaah haji asal Kalimantan Barat yang tergabung dalam Kloter 14 tiba di Pontianak, Rabu (17/6/2026).
Namun, satu jemaah belum dapat melanjutkan perjalanan ke daerah asal karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Batam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Barat, Kamaludin, mengatakan seluruh jemaah Kloter 14 yang berjumlah 444 orang telah meninggalkan Arab Saudi dan tiba di Debarkasi Batam.
Namun, seorang jemaah mengalami gangguan kesehatan saat penerbangan sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
“Alhamdulillah seluruh jemaah Kloter 14 tidak ada yang tertinggal di Arab Saudi. Semuanya pulang. Namun saat tiba di Batam ada satu jemaah yang sakit di pesawat dan langsung dirawat di rumah sakit,” kata Kamaludin kepada wartawan di Pontianak.
Ia menjelaskan, kondisi jemaah tersebut masih dalam pemantauan tim medis sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan. Karena itu, jumlah jemaah yang tiba di Pontianak hari ini sebanyak 443 orang.
Menurut Kamaludin, proses pemulangan jemaah haji dilakukan secara bertahap dan melibatkan sejumlah unsur kepanitiaan, mulai dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, panitia embarkasi hingga panitia daerah.
Setelah tiba di Debarkasi Batam, para jemaah menjalani masa istirahat sekitar 24 jam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan Barat.
Selanjutnya, proses pemulangan ke daerah masing-masing disesuaikan dengan mekanisme yang ditetapkan panitia kabupaten dan kota.
Kamaludin menyebut total jemaah haji Kalimantan Barat yang masuk dalam proses kepulangan tahun 2026 mencapai 1.845 orang, termasuk 17 petugas kloter.
Selain itu, terdapat 11 jemaah yang telah lebih dahulu pulang secara mandiri karena alasan kesehatan, kedinasan maupun keperluan keluarga.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tercatat tiga jemaah asal Kalimantan Barat meninggal dunia.
Satu orang wafat di Arab Saudi, satu orang saat proses kepulangan di Jeddah, dan satu orang lainnya meninggal dunia di Debarkasi Batam.
Pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Barat berharap proses pemulangan jemaah hingga kloter terakhir dapat berjalan lancar serta seluruh jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat.















