banner 468x60
Sambas

Satgas Pamtas Yon Armed 19/Bogani Berikan Layanan Kesehatan Gratis, Warga Perbatasan Sajingan Antusias Periksa Tensi

×

Satgas Pamtas Yon Armed 19/Bogani Berikan Layanan Kesehatan Gratis, Warga Perbatasan Sajingan Antusias Periksa Tensi

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SAMBAS – Personel Pos Koki Sajingan dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Yon Armed 19/Bogani menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang difokuskan pada pemeriksaan tekanan darah (tensi) tersebut merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan Satgas Pamtas kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Komandan Kompi (Danki) Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 19/Bogani, Kapten Arm Erlangga, mengatakan pelayanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, khususnya melalui pemeriksaan tekanan darah. Harapannya, masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan dapat melakukan langkah pencegahan apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan,” ujar Kapten Arm Erlangga.

Menurutnya, kegiatan pelayanan kesehatan akan terus dilaksanakan secara berkala selama Satgas Pamtas menjalankan tugas pengamanan di perbatasan RI–Malaysia. Selain menjaga keamanan wilayah, Satgas juga berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kehadiran personel Satgas disambut antusias oleh warga. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan secara gratis serta berkonsultasi mengenai kesehatan.

Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang diberikan Satgas Pamtas, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan dengan akses pelayanan kesehatan yang terbatas. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.