Aksaraloka.com, Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar mengapresiasi gerakan masyarakat dan berbagai pihak yang turun langsung membantu warga mendapatkan air bersih di tengah krisis air bersih yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kalbar, khususnya Kota Pontianak.
Apresiasi itu disampaikan Alberd saat meninjau langsung kegiatan pembagian air bersih di Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, Jalan Suprapto, Kecamatan Pontianak Selatan, Jumat (11/9/2026).
Kapolda datang bersama sejumlah pejabat utama Polda Kalbar. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto serta Ketua Umum Pemadam Kebakaran Panca Bhakti The Iu Sia dan jajaran pengurus.
Ratusan warga tampak datang silih berganti membawa galon kosong. Mereka mengantre untuk mendapatkan air bersih yang dibagikan secara cuma-cuma.
Alberd mengatakan dirinya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang telah bergerak membantu mengatasi persoalan air bersih.
“Kita mengapresiasi masih ada masyarakat peduli membantu mengatasi krisis air bersih, yang selama ini mulai cukup terasa di Kalbar,” kata Alberd.
Menurutnya, gerakan seperti yang dilakukan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti merupakan bentuk kepedulian yang perlu mendapatkan dukungan.
“Saya merasa perlu melihat kegiatan ini, memberikan dukungan, motivasi sekaligus dan mengetahui kebutuhan masyarakat seperti itu,” ujarnya.
Ketua Umum Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, The Iu Sia, mengatakan pihaknya telah melakukan pembagian air bersih selama sekitar satu pekan terakhir.
Air dibagikan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama.
“Seminggu sudah dibagikan air. Tidak pandang suku, agama apa pun, semua orang bisa mendapatkan,” kata The Iu Sia.
Setiap warga yang datang dapat memperoleh maksimal dua galon air bersih.
Gerakan tersebut juga mulai mendapat dukungan dari kalangan pengusaha. Sejumlah pengusaha ikut membantu penyediaan air untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.
“Pengusaha sudah mulai bergerak. Satu hari bisa mencapai 2 ton,” ujarnya.
Upaya mendapatkan air bersih juga dilakukan hingga dini hari. Tim Panca Bhakti harus bergerak pada malam hari untuk mengambil air dari sejumlah sumber sebelum kembali ke Pontianak.
“Jam 9 malam sudah ambil Anjungan dan Kumpai, jam 3 subuh sudah balik Pontianak. Terus pagi kita bagikan lagi,” jelasnya.
The Iu Sia mengajak masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk datang ke markas Pemadam Kebakaran Panca Bhakti.
“Silakan masyarakat datang ke Pemadam Kebakaran Panca Bhakti,” katanya.
Ketua Pembina Pemadam Kebakaran Panca Bhakti, Abi, mengatakan gerakan pembagian air bersih tersebut merupakan inisiatif dan koordinasi internal untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air.
Dalam sehari, pihaknya mengupayakan empat tangki air dengan kapasitas sekitar 8 meter kubik setiap tangki.
“Sumber air satu hari empat tangki kali delapan kubik. Dua bantuan PT Alas Kusuma Kumpai dan dua ambil di Anjungan,” kata Abi.
Dengan kapasitas tersebut, air yang diperoleh mencapai sekitar 32 meter kubik atau 32 ribu liter per hari.
Air tersebut kemudian dibawa ke Pontianak untuk disalurkan kepada masyarakat.
Abi mengatakan kegiatan tersebut terus dilakukan selama sekitar sepekan terakhir. Bahkan setelah pembagian selesai pada malam hari, tim kembali bergerak dini hari untuk mengambil air.
“Kita setelah selesai bagi jam 9 malam, pulang jam 4 subuh, berlanjut dalam seminggu ini. Kita bisa saja, yang penting sumber air saja jangan kering,” pungkasnya.














