banner 468x60
BeritaBREAKING NEWSEkonomiFeature

Kemarau Panjang Bikin Warga Mempawah Kesulitan Air, Pegadaian dan IPEMI Turun Tangan

×

Kemarau Panjang Bikin Warga Mempawah Kesulitan Air, Pegadaian dan IPEMI Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

MMEMPAWAH – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Warga yang mengalami keterbatasan pasokan air pun membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendorong PT Pegadaian Kantor Cabang Mempawah bersama Pengurus Daerah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PD IPEMI) Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.

Bantuan disalurkan ke enam titik yang mengalami keterbatasan pasokan air pada Sabtu (26/9/2026).

Pimpinan Kantor Cabang Pegadaian Mempawah mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Prioritas TJSL RKA 2026 melalui pilar Pegadaian Peduli, yang mengacu pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Nomor 6, yaitu penyediaan air bersih dan sanitasi layak,” ujarnya.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pontianak, Abdul Lafaz Isnainy, mengatakan bantuan disalurkan setelah melihat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Mempawah meningkat selama musim kemarau.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi ketika pasokan warga mulai terbatas.

“Kondisi kemarau yang cukup panjang membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah meningkat. Karena itu, bersama IPEMI Mempawah, kami menyalurkan bantuan ke beberapa titik yang membutuhkan,” kata Abdul.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama selama sumber air yang biasa digunakan belum kembali normal.

Abdul juga mengatakan kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk merespons persoalan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan sinergi tersebut, penyaluran bantuan dapat diarahkan ke wilayah yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kalimantan, Rinaldi Lubis, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen Pegadaian menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Bantuan air bersih ini merupakan salah satu bentuk implementasi TPB Nomor 6, sekaligus bagian dari kontribusi Pegadaian dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rinaldi, keterlibatan PD IPEMI Kabupaten Mempawah turut memperkuat pelaksanaan program di lapangan, khususnya dalam mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan bantuan.

Enam titik di Kabupaten Mempawah menjadi sasaran distribusi air bersih dalam kegiatan tersebut. Bantuan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama kemarau masih berlangsung.

Bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Ketersediaannya berkaitan langsung dengan kesehatan, kebersihan, serta aktivitas warga.

Melalui program Pegadaian Peduli, Pegadaian berharap dukungan sosial yang diberikan dapat terus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.