AKSARALOKA.COM, PONTIANAK-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat berkolaborasi bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1202 Singkawang dan Kodim 1208 Samba dalam agenda pelayanan KB gratis bagi masyarakat di Singkawang dan Sambas.
Penata Kependudukan dan KB Ahli Madya BKKBN Kalbar, Muslimat mengungkapkan pelayanan KB gratis di Kota Singkawang dipusatkan di Rumah Sakit (Rumkit) Tk. IV 12.07.01 Singkawang pada Senin (2/9) kemarin.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari kontrasepsi sedunia yang jatuh pada 9 September lalu.
“Di Kalbar kita (BKKBN Kalbar) juga berkolaborasi dengan Kodam XII/Tanjungpura, Kodim-kodim se Kalbar dan stakeholder lainnya. Pelayanan program KB tersebut dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia. Termasuk di Provinsi Kalbar juga dilakukan pelayanan KB serentak diseluruh wilayah Kalbar. Dengan semua jenis pelayanan kontrasepsi diberikan kepada masyarakat luas diseluruh wilayah Kalbar. Dengan menyasar wilayah-wilayah Kalbar termasuk Kota Singkawang dengan semua jenis pelayanan kontrasepsi,” jelas Muslimat.
Sementara itu di Kabupaten Sambas, Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Pintauli Romangasi Siregar yang hadir langsung pada kegiatan pelayanan KB gratis, Selasa 3 Oktober 2023 mengapresiasi keteribatan Kodim 1208 Sambas dalam mensukseskan pelayanan KB gratis.
Ia mengungkapkan keterlibatan Kodim 1207 Sambas sangat penting terlebih dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki hingga tingkat desa.
“Ini sangat luar biasa karena Kodim ini personilnya banyak sampai ke tingkat desa dengan babinsanya, artinya SDM ini yang juga perlu kita beri pembekalan supaya nanti pemahaman terkait kontrasepsi bisa sampai ke petugas lini bawah,” ungkap Pinta.
Pinta mengatakan, dengan komitmen kuat dari pimpinan daerah ia meyakini masyarakat yang terpapar penggunaan kontrasepsi akan terus meningkat. untuk itu diharapkan dengan adanya penggerakan luar biasa dari pimpinan kami percaya masyarakat kita akan semakin banyak terlayani program KB.
“Penggunaan kontrasepsi menjadi penting sebagai upaya menjaga jarak kelahiran antar anak didalam sebuah keluarga. Hal ini akan berkaitan sangat erat dengan sangat erat dengan pemberian kasih sayang kepada anak. Selain itu, ibu yang mengasuh akan memiliki kesehatan yang baik karena kalau seorang ibu setiap tahun harus melahirkan maka kondisi ibunya akan mengalami penurunan kesehatan,” ungkap Pinta.
Dikatakannya dengan penggunaan kontrasepsi juga menjadi bagian untuk menekan angka stunting. Dengan menahan laju pertumbuhan penduduk maka pasti akan berpengaruh terhadap percepatan penurunan stunting. Sehingga edukasi terkait penggunaan kontrasepsi harus terus digenarkan ditengah masyarakat.
“Penggunaan alat kontrasepsi harus terus kita gaungkan ditengah masyarakat terutama terkait manfaat dan efeknya. Untuk itu kami berkolaborasi dengan semua pihak khususnya jajaran TNI, IBI serta pemerintah daerah dengan harapan masyarakat akan lebih melek lagi termasuk pasangan usia subur,” ujar Pinta.
Sementara itu, Komandan Kodim 1208 Sambas Letkol Czi Priyo Hindrarto menyebut kolaborasi tersebut menjadi komitmen pihaknya untuk terlibat dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas.
“Kami mewadahi keinginan keluarga dari Kodim, Batalyon dan masyarakat umum, kita laksanakan pemasangan kontrasepsi dan edukasi terhadap perencanaan keluarga berkualitas sesuai program pemerintah,” ungkap Dandim 1208 Sambas Letkol Czi Priyo Hindrarto.
Menurut Letkol Czi Priyo Hindrarto pihaknya selama ini juga turut aktif dalam mendukung program percepatan penurunan stunting. Diantaranya dengan memberikan pendampingan dan edukasi kepada ibu-ibu hamil.
Letkol Czi Priyo Hindrarto menilai edukasi pemenuhan gizi yang cukup kepada ibu-ibu harus mulai diberikan sejak masa awal-awal kehamilan. Hal tersebut menurutnya sangat penting untuk diketahui ibu-ibu hamil disamping pemenuhan gizi pasca kelahiran.
“Edukasi lebih penting pada saat masa kehamilan awal gizinya perlu dijaga jadi bukan hanya pada saat kelahiran hingga anak berusia dua tahun akan tetapi juga yang paling penting pada saat masa kehamilan gizinya harus tercukupi,” tutup Dandim 1208 Sambas.i

















