banner 468x60
Pontianak

SPALD-T Mulai Dibangun Tahun Ini, Pontianak Perkuat Sanitasi Perkotaan

×

SPALD-T Mulai Dibangun Tahun Ini, Pontianak Perkuat Sanitasi Perkotaan

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus mempercepat pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) sebagai bagian dari program nasional peningkatan kualitas lingkungan dan sanitasi.

Pembangunan direncanakan berlokasi di Gang Martapura, Kelurahan Benua Melayu Laut, serta Nipah Kuning, Kelurahan Sungai Jawi Luar.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung lokasi pembangunan SPALD-T di Gang Martapura, Kamis (8/1/2026), untuk memastikan kesiapan proyek yang ditargetkan mulai dibangun tahun ini.

“Saya lihat masih ada sedikit yang belum selesai, tetapi secara umum kesiapan sudah mencapai sekitar 95 persen,” ujarnya usai peninjauan.

Edi menjelaskan, kawasan pembangunan SPALD-T nantinya juga akan didukung dengan penataan waterfront dan taman di bawah Jembatan Duplikasi Kapuas I, sehingga memberi nilai tambah bagi lingkungan sekitar.

“Meski ada beberapa bagian yang masih perlu penyempurnaan, secara keseluruhan lahan dan prasarana sudah siap untuk masuk tahap konstruksi,” tuturnya.

SPALD-T merupakan sistem pengelolaan limbah domestik yang menyalurkan air limbah rumah tangga melalui jaringan perpipaan menuju instalasi pengolahan, sebelum dibuang ke badan air yang aman bagi lingkungan.

“Proyek ini menjadi bagian dari target sanitasi modern untuk mengurangi pencemaran dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Program SPALD-T di Kota Pontianak direncanakan melayani sekitar 16 ribu sambungan rumah tangga. Pelaksanaannya didukung kerja sama antara Pemkot Pontianak dengan berbagai pihak, termasuk penyediaan lahan dan dukungan teknis.

Edi menegaskan, pembangunan SPALD-T merupakan langkah strategis dalam mewujudkan sanitasi aman serta menciptakan kota yang lebih bersih dan sehat.

“Targetnya, pekerjaan fisik mulai dilaksanakan bertahap tahun ini, dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen Kota Pontianak dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan menjaga kelestarian lingkungan melalui infrastruktur sanitasi yang modern dan berkelanjutan.