banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Jaga Inflasi, Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar Murah di Kayong Utara

×

Jaga Inflasi, Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar Murah di Kayong Utara

Sebarkan artikel ini

KAYONG UTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar operasi pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, di halaman Masjid Oesman Al-Khairat, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (7/3/2026).

Dalam kegiatan itu, Wagub didampingi Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kayong Utara.

Pada operasi pasar murah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyediakan 1.000 paket sembako yang berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Paket tersebut dijual kepada masyarakat seharga Rp50.000 per paket, dari harga normal sekitar Rp90.000.

Krisantus mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sekaligus upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat.

“Saya datang ke Kayong Utara dalam rangka Safari Ramadan sekaligus melaksanakan operasi pasar untuk menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, operasi pasar murah dilaksanakan di berbagai daerah di Kalimantan Barat agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan operasi pasar di berbagai daerah agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Krisantus juga meminta agar harga paket sembako yang semula sekitar Rp90.000 dapat dijual kepada masyarakat dengan harga Rp50.000 guna meringankan beban masyarakat.

“Tadi disampaikan harga paket ini sekitar Rp90.000. Saya minta supaya dijual Rp50.000 saja agar lebih membantu masyarakat,” ucapnya yang disambut antusias warga.

Selain membuka operasi pasar murah, Wagub juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa agar menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas diri dan mempererat kebersamaan.

“Saya juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada Bapak dan Ibu sekalian. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu, menjaga pikiran, serta memperbanyak silaturahmi,” tuturnya.

Ia mengajak masyarakat menjalani bulan Ramadan dengan penuh kesabaran, tetap berpikir positif, serta menjaga persaudaraan.

“Yang penting kita jalani puasa dengan sabar, selalu berpikir positif, dan terus mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Krisantus berharap kegiatan operasi pasar murah ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.

“Silakan Ibu-ibu berbelanja dengan tertib. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas pelaksanaan operasi pasar murah di daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah melaksanakan operasi pasar di daerah kami,” ucapnya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan bahan pokok biasanya meningkat.

“Menjelang hari besar keagamaan biasanya permintaan bahan pokok meningkat sehingga harga juga cenderung naik. Kehadiran operasi pasar ini tentu sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan operasi pasar murah ini disambut antusias masyarakat yang datang untuk membeli paket sembako dengan harga terjangkau. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadan.