Aksaralok.com, PONTIANAK — Ratusan umat Buddha dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat memadati Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya dalam kegiatan ziarah dan bakti sosial, yang menjadi pembuka rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2026.
Kegiatan ini diikuti perwakilan majelis Buddha dari Pontianak dan Kubu Raya, mencerminkan semangat kebersamaan dan antusiasme umat dalam menyambut hari suci tersebut.
Ketua Panitia Waisak Bersama 2026, Hendro, mengatakan ziarah ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum refleksi untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk mengingat pengorbanan para pahlawan serta menghidupkan semangat kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Menurut Hendro, semangat juang para pahlawan selaras dengan ajaran Dharma yang menekankan pentingnya menjaga perdamaian, baik dalam diri sendiri maupun di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Kalbar, Yanto, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tema Waisak 2026, yakni Dharma sebagai landasan moral dan kebijaksanaan dengan subtema “Cinta Kasih Menjaga Perdamaian Dunia.”
Ia menekankan bahwa perayaan Waisak tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa dampak positif bagi lingkungan sosial.
“Umat Buddha diharapkan mampu berperan aktif dalam menjaga keharmonisan dan perdamaian, terutama di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini,” katanya.
Melalui ziarah ini, umat diajak untuk terus menghidupkan nilai-nilai cinta kasih, kebijaksanaan, dan kepedulian sosial sebagai fondasi dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis.
















