banner 468x60
Pontianak

Wali Kota se-Kalimantan Gowes Keliling Pontianak, Tebar Bibit Ikan hingga Nikmati Kuliner Khas

×

Wali Kota se-Kalimantan Gowes Keliling Pontianak, Tebar Bibit Ikan hingga Nikmati Kuliner Khas

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Suasana Kota Pontianak tampak semarak saat para wali kota dan perwakilan pemerintah kota se-Kalimantan menggelar gowes bersama mengitari sejumlah ruas jalan utama di Kota Pontianak, Sabtu (23/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan yang diikuti sembilan pemerintah kota, yakni dari Pontianak, Balikpapan, Banjarbaru, Banjarmasin, Bontang, Palangkaraya, Tarakan, Samarinda, dan Singkawang.

Rute gowes dimulai dari Hotel Novotel Pontianak menuju Jalan Ahmad Yani, Teuku Umar, Diponegoro, hingga Tanjungpura dan berakhir di kawasan waterfront Bank BNI.

Di lokasi tersebut, para peserta melakukan penanaman pohon serta penebaran bibit ikan di Sungai Kapuas sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.

Usai kegiatan, para tamu disuguhi beragam kuliner khas Pontianak seperti bubur kampung, lontong sayur, roti cane, sate, chai kue, kue lupis hingga pisang goreng.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk memperkenalkan wajah Kota Pontianak yang hijau, bersih dan tertata kepada para tamu dari berbagai daerah di Kalimantan.

“Para peserta melihat langsung bagaimana Kota Pontianak yang hijau, bersih dan tertata. Ini menjadi kesan positif bagi tamu yang datang ke Pontianak,” ujarnya.

Selain gowes bersama, kegiatan penebaran benih ikan juga menjadi perhatian dalam agenda tersebut. Jenis ikan yang ditebar di antaranya ikan jelawat, ikan patin serta udang galah.

Menurut Edi, kegiatan itu menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sungai dan ekosistem perairan di Kota Pontianak.

“Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat menjaga kelestarian sungai dan ekosistemnya,” katanya.

Dalam forum Raker Komwil V Regional Kalimantan, para kepala daerah juga membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait keterbatasan anggaran akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

Meski demikian, pemerintah kota di Kalimantan didorong tetap mampu menjaga pembangunan dan pertumbuhan ekonomi melalui inovasi serta kolaborasi antardaerah.

“Melalui forum ini, kita saling bertukar pengalaman dan mencari solusi bersama agar pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di kota-kota Kalimantan tetap berjalan optimal,” pungkas Edi.