banner 468x60
Pontianak

Polnep Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Smartpreneur Digital

×

Polnep Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Smartpreneur Digital

Sebarkan artikel ini

AKSARALOKA.COM, PONTIANAK – Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Kali ini, tim PKM Jurusan Administrasi Bisnis Polnep menggelar pelatihan bertajuk “Smartpreneur sebagai Upaya Akselerasi Pemasaran Digital” bagi UMKM kuliner Ribake by JH di Hotel Transera, Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Adiyath Randy Yudimamase bersama sejumlah dosen lintas keahlian, di antaranya Asri Hidayati, Era Prestoroika, Laila Nurfitrah Lubis, Debbie Yuari Siallagan, Magdalena Depriyani, Rudy Tandra, Samuel Dendy Krisandi, Eka Mustika Sari, serta Haikal. Program ini juga melibatkan mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis, yakni Muaz dan Novika.

Ketua Tim PKM, Randy mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM bertransformasi menjadi smartpreneur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di era industri 4.0.

“Pelaku UMKM perlu memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pemasaran dan meningkatkan daya saing usaha,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Dalam pelatihan itu, peserta dibekali materi mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk membuat caption persuasif, strategi copywriting, hingga pengolahan aset visual seperti foto produk dan video promosi yang menarik perhatian konsumen.

Narasumber kegiatan, Maulana Filani Rizal, menegaskan bahwa teknologi digital bukan untuk menggantikan manusia, melainkan menjadi alat bantu untuk meningkatkan produktivitas usaha.

“Melalui teknik prompt engineering, proses pembuatan konsep dan copywriting yang biasanya membutuhkan waktu satu hingga tiga jam kini dapat diselesaikan hanya dalam 10 sampai 15 menit,” jelasnya.

Tak hanya menerima materi teori, peserta juga mengikuti sesi praktik food styling guna menghasilkan foto produk kuliner premium yang estetik dan siap dipublikasikan di media sosial. Hasil foto tersebut kemudian diolah menjadi desain poster menu baru hingga video promosi siap tayang.

Sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program, tim PKM Polnep turut menyerahkan Buku Saku “Smartpreneur: Panduan Mandiri Mengelola Bisnis” kepada UMKM Ribake by JH. Buku tersebut berisi panduan praktis dan formula instruksi siap pakai untuk membantu pelaku usaha mengelola pemasaran digital secara mandiri.

Pemilik UMKM Ribake by JH, Juwairiah Humairah, mengapresiasi pelatihan tersebut karena dinilai memberikan banyak manfaat dalam pengembangan usaha, khususnya di bidang pemasaran digital.

“Pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru dan solusi praktis untuk pengelolaan usaha katering dan bakery kami, terutama dalam promosi digital,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Administrasi Bisnis Polnep berharap UMKM lokal mampu memperluas pasar secara mandiri, menekan biaya promosi, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis digital di Kota Pontianak.