banner 468x60
Pontianak

Edi Kamtono Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pontianak Diprediksi Demam Nobar

×

Edi Kamtono Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Pontianak Diprediksi Demam Nobar

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono memprediksi euforia Piala Dunia 2026 bakal melanda masyarakat hingga ke pelosok daerah, termasuk di Kota Pontianak. Ia menilai ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu selalu mampu menyatukan antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam pandangannya, Spanyol menjadi tim paling berpeluang meraih gelar juara dunia tahun ini.

Meski mengaku menyukai gaya permainan negara-negara Amerika Latin, khususnya Argentina, Edi tetap menjatuhkan pilihan kepada tim Matador.

“Kalau saya tetap Spanyol yang pertama, yang kedua Inggris. Sebenarnya saya lebih suka Amerika Latin terutama Argentina, cuma sudah lama dia nyaris-nyaris terus tapi belum,” ujarnya.

Edi mengatakan, ketertarikannya terhadap tim-tim Eropa juga dipengaruhi perkembangan kompetisi sepak bola modern, terutama Liga Inggris yang dinilainya semakin kompetitif dan menghibur.

“Dua tahun terakhir ini Liga Inggris menarik, lebih kompetitif, lebih berimbang dan lebih menghibur. Nanti kita saksikan di bulan Juni mulainya,” katanya.

Saat ditanya soal prediksi juara, Edi menegaskan dirinya tetap optimistis Spanyol mampu keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2026.

“Kalau optimis saya tetap Spanyol,” tegasnya.

Menurut Edi, atmosfer Piala Dunia selalu menghadirkan demam sepak bola di Indonesia.

Ia yakin masyarakat Pontianak juga tidak akan ketinggalan meramaikan pesta sepak bola dunia tersebut melalui berbagai kegiatan nonton bareng atau nobar.

“Kalau sudah Piala Dunia ini demam bola melanda Indonesia bahkan hampir ke pelosok-pelosok, apalagi di Kota Pontianak pasti tidak ketinggalan,” ungkapnya.

Ia mengaku sudah menerima informasi bahwa banyak masyarakat hingga pelaku usaha mulai bersiap menggelar nobar di berbagai lokasi, mulai dari kafe, warung kopi hingga ruang terbuka.

“Banyak nonton bareng nih, baik di kafe, warung kopi. Apalagi nanti hak siarnya TVRI jadi lebih mudah diakses. Mungkin ada yang nobar di lapangan-lapangan, di rumah-rumah, ini rame lah,” katanya.

Meski mendukung masyarakat menikmati kemeriahan Piala Dunia, Edi tetap mengingatkan agar kegiatan nobar berlangsung tertib dan tidak mengganggu kenyamanan warga lain.

“Silakan nobar di manapun, tapi juga tetap menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan yang lain juga,” pungkasnya.