Aksaraloka.com, PONTIANAK– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat bergerak dengan akselerasi guna merevolusi infrastruktur olahraga di Kalimantan Barat.
Dipimpin langsung oleh Ketua Umum yang juga legenda tinju dunia sekaligus Anggota DPD RI terpilih, Daud Yordan Boxing Senator, KONI Kalbar melakukan diplomasi tingkat tinggi di Jakarta guna menjemput bola pembangunan sarana olahraga modern.
Langkah ini diawali dengan pertemuan antara Daud Yordan dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pertemuan yang di agendakan silaturahmi dan diskusi secara luas tersebut berlangsung hangat di kediaman resmi Menko AHY pada Sabtu 27 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.
Dalam diskusi luas tersebut, Daud Yordan menyuarakan aspirasi besar masyarakat dan atlet Kalimantan Barat terkait urgensi revitalisasi total Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak serta pembangunan sebuah stadion baru bertaraf modern yang representatif di Kalbar.
“Dukungan luar biasa yang mengalir dari para pejabat pusat untuk infrastruktur Kalbar hari ini tidak datang begitu saja. Alasan utamanya adalah rasa hormat dan apresiasi terhadap rekam jejak Daud Yordan. Sebagai seorang PATRIOT OLAHRAGA, perjuangan hebat Daud Yordan yang berawal dari daerah hingga menjadi kebanggaan Indonesia sebagai juara tinju dunia diraih dengan cucuran darah dan air mata demi berkibarnya sang Merah Putih,” ujar Raden Hidayatullah Kusuma Dilaga. Sekum Koni Kalbar.
Dedikasinya yang konsisten mengharumkan nama bangsa di pentas dunia hingga saat ini, membuat setiap pintu pemegang keputusan di negeri ini terbuka lebar.
Kita menjadi saksi bagaimana sebuah prestasi yang tulus dan luar biasa mendapat tempat paling terhormat di mata para penentu kebijakan.
Menko AHY bahkan tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan kekagumannya yang mendalam atas reputasi global sang Boxing Senator.
Secara khusus, Menko AHY menyampaikan kalimat bermakna filosofis tinggi yang menegaskan posisi istimewa Daud Yordan dalam sejarah olahraga nasional.
“Juara itu banyak, tapi Juara Dunia itu hanya bisa dihitung dengan jari di sejarah Republik ini. Patut kiranya kita apresiasi dan mendukung penuh untuk kebanggaan bangsa ini. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya, termasuk pahlawan olahraga kebanggaan bangsa,” tegas Menko AHY.
Lebih lanjut, Menko AHY menyampaikan bahwa Indonesia, dan secara khusus Kalimantan Barat, sangat beruntung memiliki figur Daud Yordan.
Seseorang yang tidak hanya berjuang di atas ring, tetapi kini melanjutkan perjuangannya di jalur diplomasi demi memastikan atlet-atlet muda Kalbar masa depan bisa menjadi inspirasi baru bagi generasi penerus bangsa.
Tidak butuh waktu lama bagi KONI Kalbar untuk menerjemahkan lampu hijau dan motivasi besar dari Menko AHY menjadi langkah konkret.
Hanya berselang sehari, tepatnya pada Minggu 28 Juni 2026 malam, jajaran KONI Kalbar langsung bergerak bertemu Staf Khusus Menko AHY.
Dipimpin oleh Ketua Umum Daud Yordan bersama Sekretaris Umum KONI Kalbar Raden Hidayatullah, serta didampingi jajaran pengurus yang ikut mengawal, mereka secara resmi menyerahkan berkas proposal teknis terkait proyek revitalisasi SSA dan pembangunan stadion baru tersebut.
Kehadiran Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan jajaran pengurus KONI Kalbar itu diterima langsung dengan hangat oleh Staf Khusus (Stafsus) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra.
Penyerahan ini menjadi babak baru yang sangat penting, mengingat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan merupakan eksekutor teknis utama dalam pembangunan infrastruktur berskala nasional.
Melalui proposal yang diajukan, KONI Kalbar membidik peremajaan fasilitas SSA secara menyeluruh mulai dari kualitas rumput lapangan, lintasan atletik standar internasional, hingga kenyamanan dan kapasitas tribun penonton.
SSA diproyeksikan kembali menjadi episentrum pembinaan atlet sekaligus magnet sport tourism unggulan.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah rencana pembangunan stadion baru.
Fasilitas ini dipersiapkan sebagai ikon baru kebanggaan Kalimantan Barat yang mengusung konsep urban modern dan multifungsi.
Ke depan, stadion baru ini ditargetkan siap menggelar turnamen skala besar nasional sekelas PON, laga internasional, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal.
Gerakan dari KONI Kalbar dimulai dari lobi strategis ke Menko AHY hingga penyerahan dokumen teknis ke Stafsus Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra membawa angin segar dan optimisme baru.
Kolaborasi kuat antara Daud Yordan yang diakui nasional, dukungan penuh Menko AHY, dan kerja keras jajaran pengurus KONI Kalbar diyakini akan segera mengubah mimpi masyarakat Kalimantan Barat memiliki fasilitas olahraga megah menjadi kenyataan.











