banner 468x60
Sintang

Korem 121/ABW Gelar Shalat Istisqa, Doakan Hujan Turun untuk Cegah Karhutla di Kalbar

×

Korem 121/ABW Gelar Shalat Istisqa, Doakan Hujan Turun untuk Cegah Karhutla di Kalbar

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, SINTANG –
Korem 121/Alambhana Wanawai (Abw) menggelar Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan di Lapangan Tenis Makorem 121/Abw, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kemarin.

Kegiatan ini dilakukan sebagai ikhtiar menghadapi musim kemarau, kekeringan, serta mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Shalat Istisqa diikuti seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Makorem 121/Abw.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Mufid mengajak seluruh jamaah memanjatkan doa dengan penuh kerendahan hati agar Allah SWT segera menurunkan hujan.

“Kita berkumpul dengan perasaan dan harapan yang sama, memohon kepada Allah Rabbul Alamin agar berkenan menurunkan hujan yang deras bagi seluruh wilayah negeri ini,” ujar Ustadz Mufid dalam khutbahnya.

Sementara itu, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi mengatakan, pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan Korem 121/Abw bersama seluruh jajaran untuk membantu upaya pencegahan karhutla di Kalimantan Barat.

Menurutnya, dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat. Persediaan air bersih semakin berkurang, lahan pertanian mengalami kekeringan, dan sejumlah titik karhutla masih menyisakan kabut asap meski api telah berhasil dipadamkan.

“Dampak musim kemarau sudah dirasakan masyarakat. Ketersediaan air mulai menipis, lahan pertanian mengering, dan kebakaran hutan maupun lahan yang sudah padam masih menyisakan kabut asap,” katanya.

Danrem juga menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari Dandim, Danramil hingga Babinsa, untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.

“Mari kita bersama menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap aktivitas masyarakat akibat kabut asap,” pungkasnya.