Bertanding di lintasan sepanjang 2,2 kilometer di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Pontianak, Rabu (4/11/2026), Abrar menunjukkan performa impresif dan berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 52 menit 24 detik.
Mengenakan nomor punggung 21, Abrar sukses menaklukkan lintasan teknis yang menuntut kombinasi kecepatan, kelincahan, stamina, dan strategi.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan kontingen Singkawang ke podium tertinggi.
Namun, perjuangan Abrar untuk meraih emas tidak berlangsung mudah. Pebalap tuan rumah, Muhammad Husein (nomor punggung 2), memberikan perlawanan sengit hingga akhirnya finis di posisi kedua dengan waktu 53 menit 05 detik.
Husein pun harus puas membawa pulang medali perak untuk Kota Pontianak.
Persaingan perebutan podium ketiga juga berlangsung ketat. Kurniawan Sagita (nomor punggung 72) dari Kabupaten Kubu Raya berhasil mengamankan medali perunggu setelah mencatatkan waktu 54 menit 05 detik.
Ketatnya selisih waktu antarpeserta menunjukkan tingginya kualitas persaingan sekaligus potensi atlet muda balap sepeda di Kalimantan Barat.
Sejak bendera start dikibarkan, para pebalap langsung tancap gas. Karakter lintasan yang teknis di kawasan GOR SSA menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peserta.
Mereka dituntut menjaga keseimbangan, mengatur ritme kayuhan, serta mempertahankan stamina hingga garis finis.
Antusiasme penonton yang memadati sekitar lintasan turut menambah semarak pertandingan.
Dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet muda untuk memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah masing-masing.
“Lintasan GOR SSA hari ini menjadi saksi bisu betapa kompetitifnya talenta muda Kalimantan Barat. Selisih detik yang sangat tipis menunjukkan bahwa masa depan olahraga balap sepeda kita berada di tangan yang sangat tepat,” ujar Binsar Tampubolon.
Hasil pertandingan ini menjadi gambaran bahwa kekuatan balap sepeda Kalimantan Barat tidak hanya bertumpu pada satu daerah.
Singkawang, Pontianak, dan Kubu Raya sama-sama menunjukkan kemampuan bersaing melalui atlet-atlet mudanya.
Keberhasilan Abrar Fikri Wijaya membawa pulang emas sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia muda di Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan melahirkan pebalap berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Hasil MTB XCO Youth Men PORPROV XIV Kalbar 2026:
- Medali Emas: Abrar Fikri Wijaya – Kota Singkawang (52 menit 24 detik).
- Medali Perak: Muhammad Husein – Kota Pontianak (53 menit 05 detik).
- Medali Perunggu: Kurniawan Sagita – Kabupaten Kubu Raya (54 menit 05 detik).











