KALTIM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) masa bakti 2025–2029 yang digelar di Gedung Kominfo 3, Kawasan Inti Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa, 11 November 2025.
Seluruh pengurus APPSI resmi dilantik oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, melalui pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, ditetapkan sebagai Ketua Umum APPSI.
Pengukuhan ini menjadi momentum peneguhan komitmen pemerintah provinsi seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya dan menegaskan peran strategis APPSI sebagai wadah koordinasi kepemimpinan daerah.
“APPSI bertujuan mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, kreatif, percaya diri, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menyebut APPSI, yang berdiri sejak 6 Juni 2000, memiliki peran penting dalam menjaga semangat otonomi daerah dan memperkuat kesatuan nasional.
Akhmad juga menyinggung capaian sejumlah program strategis nasional—mulai dari pembentukan 5.885 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 83 ribu lebih Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berbadan hukum, hingga penerbitan lebih dari 273 ribu Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Wiyagus menutup sambutannya dengan ajakan memperkuat kolaborasi antara APPSI dan pemerintah pusat untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum APPSI terpilih, Rudy Mas’ud, menyebut amanah baru ini bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memperkuat kemandirian daerah.
“APPSI bukan hanya organisasi, tetapi ruang koordinasi strategis yang melahirkan kebijakan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Rudy menegaskan APPSI akan memperjuangkan kepentingan daerah, termasuk memberi masukan terhadap kebijakan nasional seperti pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Ia juga menyoroti posisi Kalimantan Timur sebagai gerbang IKN sebagai modal penting memperkuat kolaborasi pembangunan nasional.
“Mari jadikan APPSI kekuatan nyata yang menggerakkan Indonesia menuju kemajuan dan kemandirian,” ujarnya.
Usai acara, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan bahwa kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi (Rakor) untuk menyinkronkan program kerja periode 2025–2029 dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
Rakor juga membahas program prioritas 2026, termasuk isu TKD serta pengelolaan keuangan organisasi. Dalam kepengurusan baru, Ria Norsan dipercaya sebagai Wakil Bendahara APPSI yang bertugas mengelola keuangan dan iuran anggota.
“Alhamdulillah, pelantikan dan Rakor berjalan lancar. Rapat ini membahas arah kerja empat tahun ke depan,” kata Ria Norsan.
Rapat tersebut menegaskan komitmen APPSI untuk bekerja secara terukur, efektif, dan terkoordinasi demi mendukung arah pembangunan nasional.

















