banner 468x60
Uncategorized

Disdikbud Kalbar Komitmen Perkuat Pelestarian Cagar Budaya, Kelenteng Tengah Laut Jadi Prioritas

×

Disdikbud Kalbar Komitmen Perkuat Pelestarian Cagar Budaya, Kelenteng Tengah Laut Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus berupaya memperkuat perlindungan dan pengembangan situs-situs bersejarah di wilayah Kalbar. Salah satu yang menjadi sorotan adalah situs Cagar Budaya Kelenteng Tengah Laut yang terletak di Kabupaten Kubu Raya, 3 April 2026.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, menyatakan bahwa penetapan status Cagar Budaya merupakan langkah awal yang krusial untuk menjaga nilai historis dan arsitektur asli dari bangunan tersebut.

“Kelenteng Tengah Laut ini unik, bukan hanya dari sisi letak geografisnya yang berada di perairan, tapi juga nilai sejarahnya sebagai saksi bisu perkembangan masyarakat Tionghoa dan penyebaran agama Konghucu di Kubu Raya sejak tahun 1952,” ujar Faisal saat dikonfirmasi.

Faisal menjelaskan, setelah ditetapkan sebagai Cagar Budaya pada tahun 2022 lalu, koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan komunitas lokal menjadi kunci. Menurutnya, warisan budaya seperti ini memiliki potensi besar tidak hanya dari sisi edukasi sejarah, tetapi juga sebagai daya tarik wisata religi dan budaya.

“Kami ingin memastikan bahwa bangunan yang didirikan oleh para pendahulu kita ini tetap kokoh. Ini adalah bukti nyata bagaimana masyarakat Kalimantan Barat sejak dulu telah hidup berdampingan dengan laut, baik sebagai nelayan maupun pedagang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Faisal menekankan pentingnya literasi sejarah bagi generasi muda di Kalimantan Barat. Ia berharap keberadaan Cagar Budaya yang terdata dengan baik dapat menjadi laboratorium sosial bagi para siswa untuk mempelajari nilai-nilai toleransi dan keberagaman.

“Tugas kita bukan hanya menjaga fisiknya, tapi juga mewariskan narasinya. Jangan sampai anak cucu kita kehilangan jejak sejarah nenek moyangnya hanya karena kita lalai dalam mendokumentasikan dan merawatnya,” pungkas Faisal.

Sebagai informasi, Kelenteng Tengah Laut dikenal sebagai salah satu ikon budaya di Kalimantan Barat yang dibangun oleh masyarakat Tionghoa yang telah menetap selama ratusan tahun. Keberadaannya kini menjadi bagian penting dalam peta warisan budaya yang dilindungi oleh undang-undang.