banner 468x60
Info Ketapang

Penerbangan Langsung Ketapang–Jakarta Dibuka Juni 2026, Permudah Akses dan Dorong Ekonomi Daerah

×

Penerbangan Langsung Ketapang–Jakarta Dibuka Juni 2026, Permudah Akses dan Dorong Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

KETAPANG – Konektivitas udara Kabupaten Ketapang akan semakin meningkat dengan dibukanya rute penerbangan langsung menuju Jakarta yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 5 Juni 2026.

Kehadiran rute ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan mobilitas masyarakat yang selama ini masih bergantung pada penerbangan transit.

Maskapai Fly Jaya akan melayani rute tersebut dengan frekuensi awal tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Pesawat yang digunakan adalah tipe ATR 72 dengan kapasitas hingga 72 penumpang.

Penerbangan ini akan menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma dengan Bandara Rahadi Oesman. Jadwal keberangkatan dari Jakarta ditetapkan pukul 06.30 WIB dan tiba di Ketapang pukul 08.10 WIB. Sementara itu, penerbangan dari Ketapang dijadwalkan berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 13.40 WIB.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyampaikan apresiasi atas rencana pembukaan rute langsung tersebut. Ia menilai layanan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pembukaan rute ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Ketapang. Kami menyambut positif dan berterima kasih kepada pihak maskapai atas dukungannya. Semoga rencana operasional pada awal Juni dapat berjalan sesuai jadwal,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, selama ini perjalanan menuju Jakarta umumnya memerlukan waktu lebih panjang karena harus transit melalui Pontianak. Dengan adanya penerbangan langsung, masyarakat akan memperoleh efisiensi signifikan dari sisi waktu dan tenaga.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga mendorong pengembangan rute penerbangan lain, termasuk peluang pembukaan jalur menuju Yogyakarta guna memperluas konektivitas wilayah.

Sementara itu, Direktur Niaga Fly Jaya, Ari Mercyanto, menyatakan bahwa operasional awal akan dilakukan dengan frekuensi terbatas sambil memantau respons pasar.

“Pada tahap awal, kami melayani tiga kali dalam sepekan. Apabila permintaan penumpang meningkat, frekuensi penerbangan berpotensi ditambah menjadi setiap hari,” katanya.

Ia menambahkan, target operasional pada 5 Juni 2026 masih menunggu penyelesaian proses perizinan dari otoritas terkait. Selain itu, maskapai juga tengah mengkaji peluang pembukaan rute baru, termasuk Ketapang–Yogyakarta, berdasarkan potensi pasar.

Fly Jaya memastikan tarif tiket yang ditawarkan akan tetap kompetitif, bahkan bersaing dengan rute penerbangan transit.

Diharapkan, kehadiran layanan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Ketapang.