banner 468x60
Hukum dan Kriminal

Polda Kalbar Selidiki Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi Libatkan Mobil Tangki PT Putera Petro Borneo

×

Polda Kalbar Selidiki Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi Libatkan Mobil Tangki PT Putera Petro Borneo

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat memastikan telah menyelidiki video viral dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi yang melibatkan mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin dan mobil tangki biru milik PT Putera Petro Borneo.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat dugaan pemindahan BBM subsidi dari mobil tangki transportir resmi Pertamina ke mobil tangki biru nonresmi.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan kasus tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar dan masih dalam tahap penyelidikan.

“Sudah ditangani oleh Ditreskrimsus dan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Bambang, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, penyidik telah meminta keterangan dari pihak Pertamina terkait video yang viral tersebut. Namun hingga kini, pemeriksaan masih difokuskan pada pihak Pertamina.

“Yang sudah diambil keterangan dari pihak Pertamina,” katanya saat ditanya terkait kemungkinan pemanggilan PT Putera Petro Borneo.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga memastikan mobil tangki biru yang muncul dalam video bukan kendaraan yang terdaftar sebagai agen maupun transportir resmi Pertamina.

Sales Area Manager Pertamina Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat mengatakan hasil pengecekan internal menunjukkan kendaraan tersebut tidak masuk dalam daftar transportir ataupun agen BBM industri milik Pertamina.

“Sementara itu untuk mobil tangki biru di video tersebut bukan transportir Pertamina serta tidak terdaftar sebagai agen/transportir Pertamina,” ujar Widhi, Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan distribusi BBM industri memang tidak hanya dilakukan Pertamina, melainkan juga oleh sejumlah perusahaan swasta lainnya. Namun tangki biru dalam video dipastikan bukan kendaraan industri yang tercatat di Pertamina.

“Yang pasti yang berada di dalam video tersebut, sudah dilakukan pengecekan bukanlah tangki industri yang terdaftar di Pertamina,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga juga menegaskan investigasi internal masih terus berjalan, termasuk pemeriksaan intensif terhadap sopir mobil tangki merah putih milik PT Elnusa Petrofin yang merupakan transportir resmi pengangkut BBM subsidi.

“Yang Elnusa merah putih (transportir) Pertamina/BBM subsidi sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif atas driver yang membawa mobil tangki tersebut,” kata Widhi.

Pertamina menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran dalam proses distribusi BBM subsidi.

“Untuk transportir merah putih (Elnusa), jika terbukti maka sanksi terberatnya pemberhentian,” tegasnya.