banner 468x60
Aksara Landak

PT PAR Landak dan Manggala Agni Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla Dampak Super El Nino

×

PT PAR Landak dan Manggala Agni Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla Dampak Super El Nino

Sebarkan artikel ini

LANDAK, – PT Prime Agri Resources (PAR) Tbk Landak Area bersama Daops Manggala Agni Kalimantan 8 Pontianak menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kantor Besar PT PAR, Dusun Sibolapit, Desa Tembawang Bale, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak. Rabu, 1 Juli 2026, pagi.

Apel siaga ini menjadi penutup kegiatan yang sebelumnya berlangsung selama tiga hari, sejak 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Selama tiga hari tersebut kegiatan turut diisi dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), guna mengantisipasi ancaman musim kemarau ekstrem atau fenomena Super El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.

General Manager PT PAR Tbk Landak Area, Mahmudi, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan merupakan bagian dari program Global Volunteer Weeks bertajuk “Safety For All Posco International” dengan tema “Collaborative Action for Disaster Response Fire Prevention 2026”.

“Sesuai prediksi BMKG, wilayah kita berpotensi menghadapi musim kemarau yang lebih kering atau Super El Nino pada April hingga Oktober 2026. Oleh karena itu, diperlukan mitigasi dini dan kerja sama aktif dari semua pihak untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla,” ujar Mahmudi.

Melalui kolaborasi dengan Manggala Agni, bimtek ini ditujukan untuk meningkatkan kecakapan tim pemadam kebakaran (damkar) internal perusahaan, khususnya yang bernaung di bawah PT KMM, APU, PAS, Triple T, NSA, dan KPN.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan penguatan mitigasi berbasis masyarakat, PT PAR Tbk Landak Area juga menyerahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di enam desa binaan. Keenam desa tersebut meliputi Desa Kelampai Setolo, Moro Betung, Berinang Mayun, Sidan, Songga, dan Tembawang Bale.

“Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kepedulian bersama serta mempercepat respons pengendalian dan pemadaman jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran lahan di wilayah masing-masing,” kata Mahmudi.

Ia juga mengimbau pihak kepala desa dan anggota MPA untuk senantiasa merawat peralatan tersebut agar selalu siap digunakan.

Sementara itu, Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan 8 Pontianak, Taufikurohman, memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif yang diambil oleh pihak perusahaan.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Pengendalian karhutla tidak bisa berdiri sendiri. Harus melibatkan semua stakeholder, mulai dari kami (Manggala Agni), BPBD, TNI-Polri, masyarakat, hingga pihak swasta seperti Prima Agri Resources,” tutur Taufikurohman.

Selama tiga hari pelatihan, Manggala Agni memberikan pembekalan komprehensif berupa teori hingga praktik lapangan kepada satgas damkar perusahaan. Pelatihan tersebut ditutup dengan simulasi pemadaman api secara benar di dua karakteristik lahan yang berbeda, yakni lahan mineral dan lahan gambut.

Taufikurohman menambahkan, pihaknya telah mengintensifkan upaya pencegahan sejak awal tahun melalui berbagai skema patroli, seperti patroli rutin, patroli mandiri, hingga patroli terpadu yang melibatkan TNI, Polri, dan masyarakat langsung ke desa-desa rawan.

Berdasarkan prakiraan dari BMKG, dampak fenomena Super El Nino ini puncak kekeringan diprediksi akan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, dan diperkirakan baru akan mulai melandai memasuki bulan Oktober hingga November mendatang.

Dalam pelaksanaan apel siaga ini turut dihadiri perwakilan maupun jajaran forkopimcam, termasuk Camat Meranti, Camat Banyuke Hulu, perwakilan Camat Menyuke, Danramil 1210-05/Menyuke, perwakilan Kapolsek Menyuke, Tokoh Adat, termasuk Kepala Desa.