PONTIANAK – Regenerasi kepengurusan Karang Taruna Kalimantan Barat resmi dimulai. Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) melalui Caretaker Pengurus Provinsi Kalbar membuka pendaftaran bakal calon Ketua Karang Taruna tingkat kabupaten/kota hingga provinsi di Hotel Ibis Pontianak, Jumat (10/7/2026).
Pembukaan pendaftaran ini menjadi tahapan awal menuju pelaksanaan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kalbar yang akan digelar pada 11–12 Juli 2026. Forum tersebut akan menentukan kepengurusan baru Karang Taruna di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
Koordinator Wilayah Kalimantan PNKT sekaligus Ketua Caretaker Karang Taruna Kalbar, Sudirman, menjelaskan rangkaian TKD diawali dengan pelaksanaan TKD tingkat kabupaten/kota pada Sabtu (11/7), kemudian dilanjutkan TKD Pengurus Provinsi Karang Taruna Kalbar pada Minggu (12/7).
“Hari ini kita membuka pendaftaran calon Ketua Karang Taruna kabupaten, kota, dan Provinsi Kalimantan Barat. Besok dilaksanakan Temu Karya Daerah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, kemudian tanggal 12 Juli dilanjutkan Temu Karya Daerah tingkat provinsi,” katanya.
Sudirman berharap seluruh daerah dapat berpartisipasi agar proses regenerasi kepengurusan berjalan sesuai aturan organisasi. Meski demikian, ia memastikan pelaksanaan TKD tetap dapat berlangsung selama memenuhi ketentuan kuorum.
“Kalau pun ada beberapa kabupaten yang belum bisa hadir, secara aturan yang penting memenuhi kuorum, yakni lebih dari 50 persen ditambah satu dari jumlah kabupaten/kota di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Hingga hari pertama pembukaan pendaftaran, masing-masing kabupaten/kota telah menyampaikan konfirmasi akan mengusulkan satu nama sebagai bakal calon ketua. Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara karena proses pendaftaran masih berlangsung.
“Sampai saat ini konfirmasinya masing-masing kabupaten/kota mencalonkan satu orang. Kepastiannya nanti setelah pendaftaran ditutup karena hari ini baru dibuka. Setelah selesai baru akan kami sampaikan jumlah calon yang resmi mendaftar,” jelasnya.
Pendaftaran bakal calon dibuka hanya satu hari, mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB pada Jumat (10/7/2026). Seluruh dokumen yang masuk selanjutnya akan menjalani proses verifikasi sebelum para calon mengikuti Temu Karya Daerah.
“Setelah pendaftaran ditutup, seluruh berkas akan diverifikasi untuk mengikuti proses Temu Karya Daerah,” pungkas Sudirman.











