PONTIANAK – Menjelang keberangkatan Ekspedisi Merah Putih “1.000 Bendera di Batas Negeri” pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama selama perjalanan.
Menurut Endang, rombongan yang akan menempuh perjalanan darat menuju kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia harus mengedepankan disiplin berlalu lintas agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar.
Ia mengimbau peserta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat, menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta menghindari tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan adalah yang utama. Jadikan perjalanan menuju Temajuk sebagai contoh tertib berlalu lintas dan budaya berkendara yang aman,” ujarnya.
Tak hanya itu, Endang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas otomotif, instansi pemerintah, dunia usaha, organisasi kepemudaan hingga masyarakat Kota Pontianak untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan Ekspedisi Merah Putih yang digagas Rumah Jurnalis bersama MyPertamina.
Menurutnya, ekspedisi tersebut bukan sekadar perjalanan menuju kawasan perbatasan, melainkan gerakan kebangsaan yang membawa semangat persatuan melalui pembagian dan pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
“Semoga kegiatan Ekspedisi Merah Putih ini menjadi momentum membangkitkan semangat nasionalisme dan menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai negeri yang kita cintai,” katanya.
Endang berharap seluruh peserta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus duta nasionalisme selama mengikuti rangkaian ekspedisi.
“Mari kita sukseskan Ekspedisi Merah Putih. Bersama mengibarkan 1.000 Bendera Merah Putih di batas negeri dan bersama menjaga Indonesia,” pungkasnya.
Ekspedisi Merah Putih Rumah Jurnalis x MyPertamina mendapat dukungan dari Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), PT Cita Mineral Investindo Tbk, PT Well Harvest Winning Alumina Refinery, GAPKI Kalbar, Astra Motor Kalbar, Pegadaian, HARRIS Pontianak, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Karang Taruna Kalbar, Bank Kalbar, Bank Kalbar Syariah, serta Sinar Mas Agribusiness and Food.

















