LANDAK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Landak menggelar aksi gotong royong membersihkan lingkungan di kawasan Taman Kota Intan (TKI) Ngabang, Kabupaten Landak, Jumat (31/7/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Landak, H. Aris Ismail, SE, bersama jajaran pengurus partai.
Dengan membawa sapu, pengki, dan kantong sampah, mereka membersihkan berbagai jenis sampah, termasuk sampah plastik, dedaunan, serta semak-semak di sekitar taman.

Aris mengatakan, kegiatan itu merupakan bagian dari program Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang diinisiasi Partai Demokrat untuk mendorong budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Gotong royong yang kita lakukan hari ini di kawasan Taman Kota Intan merupakan bagian dari upaya menggelorakan budaya gotong royong melalui program Gerakan Indonesia Asri Langit Biru Partai Demokrat,” kata Aris.
Ia menjelaskan, gerakan tersebut telah diluncurkan pada 10 Juli 2026 di Pacitan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat.

Menurut Aris, Taman Kota Intan dipilih karena merupakan ruang publik yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat, terutama pada sore hari sebagai tempat bersantai bersama keluarga dan bermain anak-anak.
“Tempat ini merupakan ruang publik yang harus kita jaga bersama kebersihan dan kerapiannya agar tetap nyaman digunakan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Aris berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai agar lingkungan tetap bersih dan terhindar dari berbagai dampak buruk yang ditimbulkan oleh sampah.
“Selain menggelorakan semangat gotong royong membersihkan lingkungan, tentu yang paling penting kita mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, serta mengurangi penggunaan sampah plastik. Sehingga lingkungan kita bisa terus terjaga dan tidak menimbulkan dampak buruk,” tutup Aris.

















