banner 468x60
Peristiwa

Mobil Sekretaris PSI Kalbar Terlibat Tabrakan di Pontianak

×

Mobil Sekretaris PSI Kalbar Terlibat Tabrakan di Pontianak

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Mobil Toyota Vellfire yang dikemudikan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar), Eddo Susanto, terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang yang berada di sepeda motor mengalami luka-luka.
Peristiwa itu terjadi tepat di depan RS Mitra Medika, Kecamatan Pontianak Kota, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 08.35 WIB.

Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan, kecelakaan melibatkan Toyota Vellfire bernomor polisi KB 1450 OT yang dikemudikan Eddo dan sepeda motor Honda KB 5318 XC yang dikendarai Budi Hartono.

“Eddo Susanto diketahui merupakan Sekretaris DPW PSI Kalbar,” kata Wagitri mewakili PS Kasatlantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto, Jumat (21/8/2026).

Menurut Wagitri, pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kepala. Sementara penumpangnya, Sellyn, mengalami luka lecet pada kaki dan tangan.

Wagitri menjelaskan, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju searah dari Jalan Ahmad Yani.
Sepeda motor yang dikendarai Budi dengan membonceng Sellyn berada di depan mobil Eddo.

Sesampainya di depan RS Mitra Medika, Budi memperlambat laju sepeda motornya karena hendak berbelok ke kanan menuju rumah sakit. Namun, jarak antara kedua kendaraan diduga terlalu dekat sehingga mobil Toyota Vellfire menabrak bagian belakang sepeda motor.

“Karena jarak dekat, mobil Toyota KB 1450 OT menabrak bagian belakang sepeda motor Honda KB 5318 XC hingga terjatuh,” ujar Wagitri.

Akibat benturan tersebut, Budi dan Sellyn terjatuh. Budi mengalami luka di bagian kepala, sedangkan Sellyn mengalami luka lecet pada kaki dan tangan.

Adapun Eddo tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 2 juta.

Sejumlah warga yang membantu proses evakuasi korban disebut menemukan perangkat tersebut di dalam kendaraan.

Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang menyatakan bahwa Eddo mengemudi dalam pengaruh zat tertentu ataupun mengaitkan keberadaan perangkat tersebut dengan penyebab kecelakaan.

Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV, sepeda motor terlihat melaju perlahan di depan mobil ketika hendak berbelok. Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat faktor manusia.

“Diduga kecelakaan terjadi karena mobil yang dikendarai Eddo Susanto tidak memperhatikan kendaraan sepeda motor yang berada satu arah di depan sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor hingga terjatuh,” jelas Wagitri.

Wagitri mengatakan, kondisi jalan saat kecelakaan terjadi cukup terang. Jalan Sultan Abdurrahman di lokasi kejadian memiliki lebar sekitar 10 meter dengan permukaan aspal dan jalur yang lurus.

Cuaca juga dalam kondisi cerah. Meski demikian, arus lalu lintas di kawasan tersebut cukup ramai. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata pengendara serta kendaraan yang terlibat, dan mengecek kondisi kedua korban di RS Mitra Medika.

Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Pontianak.