banner 468x60
Peristiwa

Buntut Temuan Dugaan Pod Getar Pasca Kecelakaan di Pontianak, Sekretaris DPW Kalbar Terancam Dua Kasus

×

Buntut Temuan Dugaan Pod Getar Pasca Kecelakaan di Pontianak, Sekretaris DPW Kalbar Terancam Dua Kasus

Sebarkan artikel ini

Aksaraloka.com, PONTIANAK – Penanganan kasus kecelakaan yang melibatkan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar), Eddo Susanto, kini ditangani dua satuan kerja di Polresta Pontianak.

Selain Satuan Lalu Lintas (Satlantas) yang menangani perkara kecelakaan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) turut melakukan pendalaman terkait perangkat yang disebut-sebut sebagai pod getar dan ditemukan setelah kecelakaan.

Kasatlantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (22/8/2026).

“Untuk laka lantas kami yang tangani (Satlantas,red), untuk rokok elektrik (dugaan pod getar,red) sat narkoba,” tulisnya singkat.

Namun, Supriyanto belum bersedia memberikan penjelasan lebih detail mengenai penanganan kasus tersebut. Ia mempersilakan informasi lebih lanjut dikonfirmasi kepada Kasi Humas Polresta Pontianak.

Sebelumnya, Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan, polisi masih mendalami isu mengenai perangkat yang disebut sebagai pod getar tersebut.

“Untuk pod yang diviralkan dalam laka lantas itu, masih kami dalami bersama Ditresnarkoba Polda Kalbar,” ujar Wagitri, Sabtu (22/8/2026).

Hingga kini, polisi juga belum menyampaikan hasil pemeriksaan terkait apakah Eddo Susanto menjalani tes urine menyusul munculnya isu tersebut.

Wagitri menegaskan, informasi mengenai kecelakaan maupun perangkat yang ditemukan masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman.

“Masih dalam penyelidikan dan pendalaman,” katanya.

Ia memastikan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik.

“Nanti dalam waktu dekat Pak Kapolresta akan merilis kasus tersebut,” ujar Wagitri.

Sebelumnya, Toyota Vellfire bernomor polisi KB 1450 OT yang dikemudikan Eddo Susanto terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Honda KB 5318 XC di depan RS Mitra Medika, Jalan Sultan Abdurrahman, Kecamatan Pontianak Kota, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 08.35 WIB.

Kecelakaan tersebut menyebabkan pengendara motor, Budi Hartono, mengalami luka di bagian kepala. Sementara penumpangnya, Sellyn, mengalami luka lecet pada kaki dan tangan.

Berdasarkan keterangan polisi, sepeda motor yang dikendarai Budi melaju di depan mobil Eddo. Saat hendak berbelok ke kanan menuju rumah sakit, Budi memperlambat laju kendaraannya.

Karena jarak yang diduga terlalu dekat, mobil Vellfire kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor hingga kedua korban terjatuh.

Dari pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, polisi sebelumnya menyebut kecelakaan diduga dipicu faktor manusia. Saat kejadian, kondisi jalan terang, cuaca cerah, dan arus lalu lintas cukup ramai.

Sementara itu, isu mengenai perangkat yang disebut pod getar mencuat setelah warga yang membantu proses evakuasi disebut menemukan benda tersebut di dalam kendaraan.

Namun, polisi hingga kini belum menyatakan bahwa Eddo mengemudi dalam pengaruh zat tertentu. Polisi juga belum mengaitkan keberadaan perangkat tersebut sebagai penyebab kecelakaan.

Kasus kecelakaan masih ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Pontianak, sementara dugaan terkait perangkat tersebut didalami Satresnarkoba dengan koordinasi bersama Ditresnarkoba Polda Kalbar.

Polisi masih menunggu hasil penyelidikan sebelum menyampaikan kesimpulan terkait kedua perkara tersebut.