LANDAK – Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika bersama anggota melakukan pengecekan titik panas atau hotspot di wilayah Desa Sungai Lubang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Pengecekan dilakukan setelah terdeteksi satu titik hotspot di wilayah Kecamatan Menyuke berdasarkan pemantauan satelit.
Data yang diperoleh menunjukkan titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan 92 persen. Hotspot terdeteksi melalui satelit Aqua dengan sumber data NASA pada 29 Agustus 2026 pukul 15.01 WIB.
Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika mengatakan, pihaknya bersama sejumlah personel turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi titik panas tersebut.
Pengecekan dilakukan di Dusun Babunting, Desa Sungai Lubang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, titik panas berasal dari lahan warga yang sebelumnya dibakar dengan luas sekitar 0,8 hektare.
“Saat kami bersama anggota melakukan pengecekan titik hotspot, api sudah dalam keadaan mati atau padam. Akan tetapi, masih terdapat asap yang berasal dari kayu dan bambu yang telah terbakar,” kata Nyoman.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Menyuke didampingi Aiptu Yessy Hananto, Aipda Dodi, dan Briptu Andika.
Petugas memastikan kondisi di lokasi dan melakukan verifikasi untuk mengetahui sumber munculnya titik panas yang terpantau melalui satelit.
Pengecekan di lapangan berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolsek mengatakan, kegiatan pengecekan berlangsung dengan aman dan lancar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam memantau dan mencegah kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap potensi karhutla di Kabupaten Landak.

















