PONTIANAK — Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengapresiasi penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026. Menurut dia, turnamen bulu tangkis tersebut tidak hanya mendorong perkembangan olahraga, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah.
Satarudin menilai, penyelenggaraan kompetisi berskala nasional dan internasional menunjukkan Pontianak memiliki potensi menjadi tuan rumah berbagai event olahraga dan kegiatan berskala besar.
“Kita tentu mengapresiasi penyelenggaraan Pontianak Challenge ini. Selain menjadi wadah bagi para atlet untuk berkompetisi, kegiatan seperti ini juga memberikan dampak yang luas bagi Kota Pontianak,” ujar Satarudin, Senin (31/8/2026).
Menurut dia, dampak ekonomi event olahraga dirasakan tidak hanya oleh sektor olahraga. Kedatangan atlet, pelatih, ofisial, keluarga atlet, hingga penonton dari luar daerah turut meningkatkan aktivitas sejumlah sektor usaha.
“Kalau ada kegiatan nasional maupun internasional di Pontianak, yang bergerak bukan hanya sektor olahraga. Hotel, restoran, transportasi, UMKM, kuliner dan sektor ekonomi lainnya ikut mendapatkan manfaat,” katanya.
Karena itu, Satarudin mendorong Pemerintah Kota Pontianak bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pemangku kepentingan terkait untuk lebih aktif menarik dan mendukung penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional di Pontianak.
Ia mengatakan, event berskala besar seharusnya dipandang sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi daerah. Selain menciptakan perputaran ekonomi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi Kota Pontianak.
“Pemerintah harus melihat kegiatan seperti ini sebagai investasi. Event nasional dan internasional mampu menghidupkan perekonomian di segala sektor. Ada perputaran uang dan promosi daerah yang kita dapatkan,” ujar dia.
Satarudin berharap keberhasilan Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi momentum untuk menghadirkan lebih banyak kompetisi olahraga dan event lainnya di Pontianak.
Ia juga meminta peningkatan fasilitas olahraga dan infrastruktur pendukung agar Pontianak semakin siap menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar.
“Kalau fasilitas kita semakin baik dan pemerintah memberikan dukungan, saya yakin Pontianak bisa menjadi salah satu kota tujuan penyelenggaraan event nasional maupun internasional,” kata Satarudin.
















