banner 468x60
INFO PEMPROV KALBAR

Ria Norsan: Saatnya Bersatu, Bukan Saling Menyalahkan Hadapi Karhutla

×

Ria Norsan: Saatnya Bersatu, Bukan Saling Menyalahkan Hadapi Karhutla

Sebarkan artikel ini

KUBU RAYA — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak masyarakat mengesampingkan perdebatan dan memperkuat gotong royong untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Ajakan itu disampaikan Norsan saat meninjau penanganan karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

Norsan mengapresiasi masyarakat yang ikut turun membantu petugas di lapangan. Menurut dia, kepedulian warga menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi yang sedang terjadi di Kalbar.

“Atas nama Pemerintah Kalbar, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang peduli dengan situasi dan kondisi kita pada saat ini. Inilah yang kita harapkan,” ujar Norsan.

Ia menegaskan, kondisi saat ini membutuhkan kebersamaan, bukan saling menyalahkan. Seluruh pihak diminta mengesampingkan perbedaan dan fokus membantu masyarakat serta petugas yang berada di lapangan.

“Jadi mari kita bersatu untuk mengatasi kesulitan masyarakat Kalimantan Barat ini. Bukan kita lagi saatnya untuk bertengkar, saling menyalahkan,” katanya.

Norsan juga meminta masyarakat membantu sesuai kemampuan masing-masing. Bantuan tidak harus dalam jumlah besar, tetapi bisa diberikan dalam bentuk kebutuhan yang langsung diperlukan di lapangan.

“Tidak usah salah menyalahkan. Ayo, kita sama-sama turun ke lapangan, membantu petugas pemadam kebakaran semampu kita dan sesuai dengan kemampuan,” ucapnya.

Ia mencontohkan bantuan berupa makanan dan air minum bagi petugas. Masyarakat juga dapat membantu warga yang mengalami kekurangan air dengan mendistribusikan air bersih menggunakan tangki.

“Kalau bisa membantu catering, silakan. Bisa membantu air putih, silakan. Masyarakat kekurangan air minum, bawa tangki dan dibagikan kepada masyarakat. Itu sekarang yang kita perlukan,” tuturnya.

Norsan berharap semangat gotong royong tidak berhenti selama penanganan karhutla berlangsung. Menurut dia, kontribusi kecil akan berarti jika dilakukan secara bersama-sama.

“Enggak usah lagi kita debat sana-sini, enggak ada artinya,” tegasnya.